READING

(LIPSUS SAJADAH CINTA KEDIRI): Mengapa Jadi Selebr...

(LIPSUS SAJADAH CINTA KEDIRI): Mengapa Jadi Selebritas itu Memikat ?

KEDIRI – Kisah penipuan casting yang dilakukan sebuah rumah produksi yang menelan puluhan korban merupakan fenomena menarik, sebab korbannya tak hanya orang tua tapi juga anak-anak sebagai talentnya. Kenapa dunia selebritas memikat?

Jatimplus.ID menemui psikolog Vivi Rosdiana., Psi., Psikolog di ruang praktik Biro Konsultasi Psikologi Dentova, Kediri, minggu lalu. Alumni Fakultas Psikologi Universitas Gajah Mada ini mengomentari bagaimana anak mengikuti dunia akting. “Anak-anak yang masuk dalam kegiatan apapun termasuk akting dan modelling asalkan enjoy dan bukan paksaaan sebenarnya bagus,” kata Vivi.

Bagus karena anak-anak bisa menyalurkan bakat dan minatnya. Kemudian difasilitasi oleh orang tua sehingga bisa mengembangkan kemampuannya. Anak akan menemukan dirinya di sana asalkan dalam prosesnya dilakukan dengan enjoy.

baca juga: Lipsus Sajadah Cinta Kediri Tertipu Film Abal-abal

Lain halnya ketika anaknya tidak suka. Misalnya dunia akting sebenarnya kehendak orang tua yang dipaksaan untuk anak sehingga anak tidak enjoy, maka akan berakibat buruk pada perkembangan anak. Anak-anak akan menjadi tertekan atau stress. Bila terus berlanjut, bakat yang sebenarnya justru tak tampak, yang ada hanya ketakutan untuk memenuhi keinginan orang tua. Anak yang demikian, pada saat dewasa akan memiliki kepribadian yang kurang bagus.

baca juga: Lipsus Sajadah Cinta Kediri: Bekas LO Tipu Ratusan Juta

“Misalnya, karena dipaksa, maka anak tidak mampu mengambil keputusan ketika dewasa,” jelas Vivi. Akibat paksaan dari orang tua, anak menjadi tidak “memiliki dirinya” sehingga semua menggantungkan keinginan orang tua. Akibatnya,ia tak berani mengambil keputusan.

baca juga: Lipsus Sajadah Cinta Kediri: Pengalaman Casting Ayu Laksmi dari Pengabdi Setan Hingga Bumi Manusia 2019

Selain itu, anak tidak memiliki pendirian dan tidak konsisten. Mudah sekali terpengaruh dengan lingkungan. Kalau tinggal di lingkungan yang buruk, akan membahayakan pribadi tersebut.
“Dalam psikologi, anak itu tidak pernah salah. Jika anak dipaksa dan tidak enjoy, dia tertekan, secara psikis negatif,” tambahnya.

Apabila sudah telanjur kecewa sebagaimana anak-anak yang mengalami kasus penipuan Sajadah Cinta, maka secara psikologis, orang tua harus mendekati anak. Bicara dari hati ke hati dan mendampingin kekecewaan yang ada. Selanjutnya, dilakukan penyaluran bakat minat yang lain yang lebih tepat dan orang tua tetap menemani.

Jika memang hal ini belum berhasil dan kekecewaan anak teramat dalam, maka diperlukan pendampingan profesional. Anak bisa diajak ke psikolog untuk berkonsultasi.

Orang awam tidak tahu, bahwa di balik gemerlap para artis, terdapat kinerja yang sangat keras dan banyak sekali tantangan yang tak seindah di layar kaca.

Lantas, mengapa dunia akting dan menjadi selebritas menarik bagi masyarakat sehingga sebagian masyarakat rela melakukan apa saja untuk menjadikan anaknya selebritas? “Karena secara psikis, apa yang sering dilihat, dan efeknya menguntungkan, maka orang akan ingin menjadi seperti itu,” analisa Vivi.

Selebritas dalam hal ini artis menampakkan kehidupan yang menawan. Selain terkenal, tampil bagus, juga memiliki sarana hidup yang lebih dari cukup. Sementara menurut orang awam, pekerjaannya tidak susah. Meskipun orang awam tidak tahu, bahwa di balik gemerlap para artis, terdapat kinerja yang sangat keras dan banyak sekali tantangan yang tak seindah di layar kaca.

Kembali, pada kesan yang ditimbulkan para selebritas melalui berbagai acara di layar kaca, maka masyarakat awam ingin mencicipi kehidupan yang gemerlap tersebut. Itulah mengapa, banyak orang ingin menjadi artis.

Oleh sebab itu, Vivi berpesan, memiliki cita-cita khususnya hidup layak juga harus tentunya. Hanya cara mencapainya sebaiknya tak ada paksaan untuk anak-anak. Biarkan anak bekerja sesuai minat bakatnya, nanti pun akan menemukan kehidupan yang sesuai.

Tim Liputan: Hari Tri Wasono, Titik Kartitiani, Adhi Kusumo (fotografer)

print

Titik Kartitiani

sunset lover, traveler, writer, and fulltime dreamer :)

RELATED POST

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.