Listrik Padam Ganggu Aktivitas Medsos

KEDIRI – Pemadaman listrik yang terjadi di kawasan Jabodetabek dan sejumlah daerah di Pulau Jawa mengganggu aktivitas media sosial warganet di daerah. Sejumlah gerai penjualan paket data mengaku tak bisa bertransaksi lantaran matinya pemadaman tersebut.

Meski tak berhubungan secara langsung, pemadaman listrik yang terjadi seharian kemarin mengganggu penjualan paket data di daerah. Di Kota Kediri, sejumlah gerai penjualan paket data tak bisa melakukan pengiriman paket data ke konsumen. “Semua pengiriman paket data ke konsumen failed (gagal),” kata operator Kunti Cell di Jalan Veteran Kota Kediri, Senin 5 Agustus 2019.

Awalnya hanya penjualan paket data Indosat yang terganggu. Pelanggan yang membeli paket data Indosat diberitahukan tentang gangguan layanan itu. Jika memaksa membeli, operator gerai tak menjamin masuknya paket data yang diminta. Sebab paket tersebut bisa saja masuk setiap saat ketika jaringan kembali normal.

Namun menjelang sore gangguan juga terjadi pada penjualan paket data Telkomsel. Padahal sejak pagi tak ada gangguan apa-apa dengan layanan komunikasi milik pemerintah tersebut.

Akibat kegagalan pengiriman tersebut, hampir semua pelanggan yang terlanjur membeli ramai-ramai melakukan komplain. Bahkan komplain masih terus terjadi hingga hari ini di gerai tersebut. “Kami bisa lakukan pengiriman ulang asalkan nomor pelanggan tercatat di buku transaksi,” kata operator tersebut.

Sejumlah pelanggan yang gagal mendapatkan paket data mengaku kecewa akibat gangguan transaksi tersebut. Bagi pelanggan yang kehabisan paket data sama sekali tak bisa berinternet dan memantau aktivitas media sosial. “Padahal kemarin hari libur dan banyak acara ulang tahun Kota Kediri yang bisa diupload di facebook,” kata Jasmine, pelajar sekolah menengah pertama di Kediri.

Padahal Jasmine berencana mengabadikan parade mobil hias sekolahnya yang melintas di dekat rumah, dan mengunggahnya di media sosial. Akibat tak punya paket data, dia hanya bisa memotret dan baru mengunggahnya hari ini.

Bukan hanya Jasmine, sejumlah warganet yang kehabisan paket data pada hari kemarin mengaku tak bisa apa-apa. Bahkan untuk berkomunikasi menggunakan aplikasi WhatsApp saja tidak bisa. Padahal komunikasi tersebut biasa mereka lakukan sehari-hari. Penggunaan internet berjalan normal jika menggunakan jaringan wifi, bagi yang tak bisa mengisi paket data hari kemarin.

Sementara itu pemadaman yang terjadi di Jabodetabek dan sejumlah daerah di Pulau Jawa telah memicu munculnya reaksi warganet di dunia maya. Bahkan meme-meme kocak yang menyindir kinerja Perusahaan Listrik Negara berkelindan di media sosial.

Salah satu meme yang paling populer adalah pose seorang remaja pria mengenakan sarung yang berziarah di makam. Di depannya terdapat sebuah pusara yang bertuliskan PLN. Meme ini beredar luas dan memicu banyak komentar kocak.

Tak hanya warganet, pemadaman listrik tersebut juga memancing keprihatinan Presiden Joko Widodo. Bahkan presiden mendatangi langsung kantor PLN di Kebayoran Baru Jakarta, pagi tadi. Kepada jajaran Direksi PLN yang menerima, Jokowi langsung memberikan teguran. “Saya tahu ini tidak hanya bisa merusak reputasi PLN namun, banyak hal di luar PLN terutama konsumen sangat dirugikan,” kata Jokowi seperti dilansir Kompas.com.

Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN I Made Supratika mengatakan pemadaman yang terjadi di Jawa Barat dan Jawa Tengah adalah murni persoalan teknis pada transmisi. Kerusakan ini terjadi pada transmisi di Ungaran dan Pemalang.   

Print Friendly, PDF & Email

Hari Tri Wasono

Freelance journalist | Press freedom is ur freedom

RELATED POST

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.