READING

Luar Biasa, Kematian Covid-19 Kota Kediri Hanya Sa...

Luar Biasa, Kematian Covid-19 Kota Kediri Hanya Satu Kasus

KEDIRI – Kinerja Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kediri layak diapresiasi. Tingkat kematian pasien positif Covid-19 di kota ini lebih rendah dari pusat dan provinsi.

Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kediri Dr. Fauzan Adima mengatakan hingga hari ini, angka kematian pasien positif Covid-19 sebanyak satu orang. Ini artinya tingkat kematian Covid-19 Kota Kediri sebesar 1,75 persen. Sementara tingkat kematian nasional mencapai 5,57 persen dan tingkat kematian di Provinsi Jawa Timur mencapai 7,93 persen.

“Tingkat kematian kita lebih rendah dari pusat dan provinsi. Kita patut apresiasi kinerja tenaga medis dan semua pihak yang membantu penanganan Covid-19 di Kota Kediri,” kata Fauzan, Senin 15 Juni 2020.

Dari sisi kesehatan, tingkat kesembuhan pasien positif Covid-19 di Kota Kediri mencapai 33,33 persen atau dari 57 orang yang terkonfirmasi positif sebanyak 19 orang sudah sembuh.

Menurut Fauzan, dari data jumlah pasien positif sebanyak 57 orang dengan rasio penduduk Kota Kediri yang hanya 300.000 memang terkesan tinggi. Tapi itu terjadi karena Gugus Tugas melakukan pelacakan secara maksimal setiap ada kasus. Sehingga semua kontak erat pasien positif dilakukan pengetesan.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Kediri sekaligus Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar menyampaikan apresiasi atas kinerja jajarannya.

“Sampai hari ini ada 7 wilayah yang kami lakukan isolasi mandiri dalam pengawasan. Ternyata metode ini sangat efektif mencegah penularan Covid-19. Terbukti, dari wilayah yang kami isolasi mandiri dalam pengawasan, setiap kasus pasien positif dinyatakan sembuh atau selesai isolasinya, tidak terjadi penularan baru,” jelas Abdullah Abu Bakar.

“Ini semua karena gerak bersama, baik dari pihak Polres Kediri Kota, Kodim 0809 Kediri, OPD terkait, kecamatan, kelurahan hingga jajaran dibawahnya semua kompak. Saat isolasi mandiri kami juga terbantu oleh Si Jamal yang kumpulan lembaga amil zakat di Kota Kediri, mereka bisa bantu dari sisi kebutuhan masyarakat yang tidak bisa cepat tercover oleh APBD, misalkan kebutuhan sayuran,” kata Walikota. (Pro/Hari TW)

Print Friendly, PDF & Email

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.