READING

Lukmanul Khakim, Pelukis 3D Dengan Tangan Asal Jom...

Lukmanul Khakim, Pelukis 3D Dengan Tangan Asal Jombang

Tak tergerus teknologi yang mengandalkan komputer, seorang pelukis di Jombang mengandalkan tangannya untuk melukis tiga dimensi (3D) di atas kanvas.

JOMBANG – Berada di rumah sederhana di Dusun Tanggungan, Desa Bandung, Kecamatan Diwek, Jombang, Lukmanul Khakim melahirkan lukisan tiga dimensi yang dikenal masyarakat Indonesia. Salah satunya lukisan ayat Al Quran yang dikerjakan selama enam tahun.

Tak terhitung karya seni yang diproduksi Lukman dengan teknik Pointilis di rumahnya. Pointilis adalah cara atau teknik menggambar atau melukis menggunakan titik-titik hingga membentuk suatu objek. Titik-titik yang berbeda dari warna diterapkan dalam pola untuk membentuk sebuah gambar. “Saat ini saya sedang menyelesaikan lukisan ayat Al Quran,” katanya kepada Jatimplus.ID saat berkunjung ke rumahnya yang sekaligus menjadi workshop, Rabu 8 Januari 2020.

Tak banyak pelukis yang menggunakan teknik pointilis. Dibutuhkan keahlian dan ketelatenan lebih untuk menyelesaikan sebuah karya. Lukmanul Khakim salah satunya.  

Pelukis berusia 47 tahun ini telah membuat banyak karya lukis yang dipamerkan di Jakarta dan kota-kota lain. Karyanya bertemakan kebudayaan, seni hingga kaligrafi.

Lukmaul Khakim pelukis 3D dengan tangan. Foto Jatimplus/Lufi Syailendra

Saat ini Lukman tengah menyelesaikan lukisan 3D ayat suci Al Quran. Sebanyak 114 surat dan 30 juzz direncanakan dikanvaskan dalam waktu lima sampai enam tahun ke depan.  Dibutuhkan sekitar 150 kanvas yang masing-masing berukuran 2×3 meter untuk menyelesaikannya.

Proses melukis ayat suci Al Quran dengan teknik pointilis cukup rumit. Agar tak keliru, Lukman menggunakan sebuah kitab Al Quran sebagai panduan. Tangannya cukup cermat saat menorehkan tinta warna membentuk huruf hijaiyah di atas kanvas.

Aktivitas itu sudah dilakukan Lukman sejak dua tahun terakhir. Hingga kini dia sudah menyelesaikan 30 persen tulisan ayat suci di atas kanvas. Diperkirakan proses itu akan selesai dalam tiga tahun ke depan.

Dalam setiap kanvas lukisan yang dibuat selalu disertai symbol dari bacaan surat tersebut. Seperti surat Al Baqarah yang menampilkan gambar sapi di dalamnya. Kemudian surat Al Kahfi yang ditambahkan sejumlah mimpi.

Lukman menjelaskan dibutuhkan biaya sedikitnya Rp 3 milyar untuk menyelesaikan seluruh lukisan ini. “Itu untuk membeli cat warna kanvas dan lainnya sekitar 3 miliar,” jelasnya.  

Ide menulis karya spektakuler ini, lanjut Lukman, tidak muncul dari dirinya secara langsung. Karya lukisan ini adalah pesanan seorang kolektor. “Saya yakin lukisan ini tidak ada yang menyerupai apalagi menyamainya, baik di indonesisa maupun  di dunia,” katanya bangga.

Jika sudah jadi, lukisan itu akan diserahkan kepada pemesan untuk dipajang di sebuah tempat.

Penulis : Lufi Syailendra
Editor : Hari Tri Wasono

Print Friendly, PDF & Email

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.