Maaf, Kalau Tak Bisa Menikah Saat Ini

KEDIRI – Khoirul Anam memandang lekat layar laptopnya di ruang Command Center Balaikota Kediri. Sesekali pegawai Dinas Kesehatan ini mengambil napas dalam sebelum menulis jawaban untuk pesan WhatsApp yang masuk ke call center pengaduan Covid-19.

Meski berstatus layanan penanganan Covid-19, namun persoalan yang dialami Khoirul Anam jauh lebih rumit. “Ada warga yang menanyakan kapan KUA Kota Kediri beroperasi. Dia hendak menikah sebelum Ramadhan,” katanya.

Bagi masyarakat Jawa, bulan Sya’ban atau Ruwah merupakan bulan bagus untuk mengadakan pernikahan. Namun karena pandemi ini, pemerintah mengimbau untuk tak mengadakan acara yang mengundang banyak orang, termasuk pernikahan.

Merespon keputusan tersebut, seluruh KUA termasuk di Kota Kediri untuk sementara tidak membuka layanan mulai tanggal 24 Maret 2020. Akibatnya pasangan yang akan menikah harus bersabar dulu menunggu badai Corona berlalu. Sampai kapan? Sampai pemerintah mengumumkan dibuka kembali.

Karena tak memiliki jawaban yang diinginkan, Khoirul Anam hanya meminta perempuan di ujung gadget untuk bersabar. “Demi kemaslahatan bersama, sabar ya, Mbak,” katanya melalui pesan WhatsApp.

Tak hanya cerita pilu, sebagai ujung tombak layanan pengaduan Covid-19, Khoirul Anam juga kerap menerima pesan-pesan bernada emosi. Pada awalnya mereka menanyakan di mana bisa melakukan tes virus. Warga itu merasa cemas lantaran merasa demam, batuk-batuk, dan sesak napas. Ditambah lagi punya riwayat bepergian dari salah satu zona merah di Jawa Timur.

Saat disarankan untuk memeriksakan diri ke Puskesmas terdekat, dan melakukan isolasi mandiri, warga itu justru emosi. Dia menilai pemerintah tidak melayaninya dengan baik.

Beragamnya respon masyarakat dalam menghadapi situasi pandemi ini memaksa Khoirul Anam berhati-hati dalam menjawab pesan. Kadang dia juga berdiskusi dengan tim lainnya untuk menentukan kalimat apa yang cocok. “Kami bisa memahami jika mereka sedang panik atau kesal,” katanya.

Meski menghadapi banyak reaksi dari warga, Khoirul Anam tak pernah beranjak dari ruang call center. Setiap pertanyaan dijawabnya dengan bijak demi menjaga suasana tenang di masyarakat. Kapanpun Khoirul Anam dan teman-temannya akan siap menjawab keluhan warga Kota Kediri di call center pengaduan Covid-19 (0354 -2894000) atau WA 08113787119, serta media informasi http://corona.kedirikota.go.id/.

Penulis : Dina Rosyida
Editor : Hari Tri Wasono

Print Friendly, PDF & Email

RELATED POST

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.