READING

Manfaat Gaya Hidup Minimalis Yang Kekinian dan Men...

Manfaat Gaya Hidup Minimalis Yang Kekinian dan Menyehatkan

Tahun ini sepertinya menjadi tahun yang paling berat bagi kebanyakan orang. Berbagai persoalan hidup terutama terkait pekerjaan dan kesehatan merongrong kesehatan mental. Belum lagi kenaikan biaya hidup yang cukup drastis seperti biaya listrik, kuota internet termasuk gadget di dalamnya. Serta gaya hidup yang semakin kompetitif di era digital dan media sosial. Makanya saat ini semakin banyak orang yang menerapkan pola hidup minimalis.

Mereka yang mulai mengusung gaya hidup ini bukan berarti selalu dari kalangan kurang secara ekonomi lho. Banyak yang sebenarnya mampu dari segi finansial namun mereka memilih hidup minimalis sebagai self healing dari penyakit mental yang mereka derita. Beberapa influencer mengaku sebelumnya sering melakukan impulsif buying sebagai bentuk pelampiasan dari emosi yang tidak stabil. Hal ini jelas merugikan karena bisa memperburuk kesehatan mental maupun finansial mereka.

Makanya demi menjaga kewarasan di tengah gempuran gaya hidup dan kebutuhan hidup yang semakin tidak masuk akal ini, banyak kaum milenial yang mulai tertarik untuk menerapkan gaya hidup yang minimalis. Konsepnya sangat sederhana yakni menyimpan barang yang benar-benar digunakan saja.

Memang tidak mudah untuk mengubah gaya hidup secara drastis. Namun alangkah baiknya untuk segera memulainya secara perlahan mulai dari hal-hal yang kecil. Berikut beberapa manfaat hidup minimalis yang dihimpun dari berbagai sumber.

Menghemat energi dan waktu

Keuntungan inilah yang paling bisa dirasakan pertama kali. Jika sebelumnya kita memiliki dua lemari penuh pakaian, mungkin kita akan merasa kepayahan saat harus mencuci, menyetrika, dan merapihkannya. Bahkan jika tidak kuat, kita bisa mengeluarkan budget lebih untuk menyewa jasa asisten rumah tangga atau laundry.

Namun jika kita memiliki baju yang secukupnya saja, maka kita tidak perlu mengeluarkan energi berlebih untuk mengurusnya. Waktu dan tenaga kita bisa dialihkan untuk kegiatan lain yang lebih produktif dan menyenangkan seperti mengembangkan hobi.

Pikiran lebih fokus

Banyaknya barang yang kita miliki pasti membuat pikiran kita sibuk dan tidak mudah fokus. Dengan mengurangi barang-barang sesuai kebutuhan, kita juga bisa mengurangi beban pikiran dan membuat kita semakin damai.

Mencegah depresi

Seringkali mood kita ikut buruk saat melihat rumah atau kamar kita berantakan. Atau pasti kita merasa kesal saat harus mencari-cari barang yang sedang dibutuhkan diantara tumpukan barang-barang lainnya. Hal ini jika berlangsung lama bisa membuat kita stress dan semakin malas beraktivitas.

Gaya hidup minimalis tidak hanya dilakukan dari segi fisik saja seperti mengurangi konsumsi barang-barang, tetapi juga harus dibangun sejak dalam pikiran. Dengan demikian, diharapkan kita bisa semakin fokus pada apa yang kita miliki dan bisa kita nikmati.

Jika pola pikir telah terbentuk dengan baik, kita tidak akan mudah merasa terintimidasi saat melihat orang lain hidup mewah dan berhura-hura. Toh kita sadar, kegiatan tersebut tidak benar-benar membahagiakan jiwa dan batin. Justru kita akan bersyukur karena bisa lepas dari gaya hidup yang seperti itu.

Sehat secara finansial

Dengan tidak banyak berbelanja hal-hal yang tidak penting membuat keuangan kita semakin sehat. Kita bisa mengalokasikan penghasilan kita untuk hal-hal lain yang lebih berguna dan bisa memberikan manfaat jangka panjang seperti berinvestasi atau menabung untuk membeli properti.

Penulis : Dina Rosyidha

Print Friendly, PDF & Email

RELATED POST

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.