READING

Mas Abu: Saya Tidak Memanfaatkan Anak Muda

Mas Abu: Saya Tidak Memanfaatkan Anak Muda

Abdullah Abu Bakar menolak disebut sedang membangun pencitraan kepada masyarakat Kota Kediri, khususnya anak muda. Di berbagai event anak muda, kehadiran Abdullah dipastikan selalu ada. Keberadaannya juga tak sulit ditemukan di tempat-tempat nongkrong yang ramai dikelilingi remaja.

Apa alasan Wali Kota Kediri ini melakukan itu? Kepada reporter Jatimplus, Abdullah -yang kerap disapa Mas Abu- membuka alasan kedekatannya dengan anak muda. Dia mengaku memiliki harapan besar kepada anak muda, selain momentum spesial yang tak dimiliki daerah lain.

Berikut wawancara eksklusif dengan Abdullah Abu Bakar yang dilakukan di cafe SK Coffee Lab di Jalan PK Bangsa No 39-B Perum Perhutani Banjaran, Kota Kediri.

Mas Abu selalu diidentikkan dengan anak muda. Kenapa bisa seperti itu?

Saya lebih nyambung bicara dengan mereka. Selain sama-sama masih muda, anak muda itu jujur dan apa adanya. Mereka akan mengatakan apa yang ingin dikatakan.

Kenapa memilih anak muda?

Itu ada alasan logisnya. Data demografi kita menyebutkan jika ledakan jumlah anak muda usia produktif di Kota Kediri terjadi tahun ini. Kondisi serupa baru terjadi tahun 2019 di regional, dan tahun 2021 di nasional.

Apa artinya bagi Kota Kediri?

Lho, artinya gelombang munculnya anak-anak muda di usia produktif terjadi saat ini. Terus mereka mau kita apain? Apa dibiarkan begitu saja? Itu aset sumber daya bagi kami pemerintah Kota Kediri.

Apa yang pemerintah lakukan untuk mereka?

Saat ini kami baru bisa memfasilitasi apa yang mereka butuhkan. Mau bikin kegiatan apa, silahkan ajukan, kami yang membiayai. Selama tidak mengambil keuntungan di sana, pemerintah saya pastikan akan mensupport. Dan saya juga tidak akan memanfaatkan mereka untuk kepentingan apapun.

Kegiatan apa yang diprioritaskan untuk didukung?

Kami akan sangat senang jika kegiatan itu berbasis ekonomi kreatif. Anak muda saat ini membutuhkan solusi konkrit atas kebutuhan ekonomi mereka. Bukan sekedar retorika yang masih sulit untuk diterapkan.

Program apa yang sudah dilakukan?

Kami tidak sedang membangun infrastruktur fisik seperti gedung. Kami membangun sumber daya manusia. Itu kan aset juga. Program English Massive yang kami berikan dengan mengajarkan anak-anak muda berbahasa Inggris cukup efektif. Secara rutin kami mengirimkan pengajar ke kampung-kampung untuk melatih mereka berbahasa Inggris. Penguasaan bahasa Inggris ini penting untuk mengoperasikan teknologi.

Selain skill individu?

Saya sudah instruksikan Badan Perkreditan Rakyat (BPR) Kota Kediri untuk menyediakan pinjaman lunak kepada para pengusaha pemula. Sebab meski pemerintah pusat membuka kran permodalan, namun faktanya tak banyak anak muda yang bisa mengakses pinjaman perbankan. Alasannya sederhana, usaha mereka belum memenuhi syarat. Bagaimana mereka bisa memulai usaha kalau sistematika bantuannya tidak berubah. Jumlah modal yang kami berikan memang tidak besar, tetapi cukup untuk membantu mereka.

Bagaimana dengan kemampuan manajerial mereka?

Saya akan melakukan apapun untuk membantu membranding produk yang mereka buat. Sebab kelemahan utama usaha kreatif mereka adalah packaging dan branding. Bahkan saya rela jika kemasan itu memakai wajah saya. Silahkan dipotret untuk membantu pemasaran jika itu membantu.

Apa kritik untuk mereka?

Harus diakui jika anak muda kita masih di bawah anak muda di kota-kota besar, terutama soal kreativitas. Anak muda di kota besar jauh lebih inovatif dan kreatif dalam menciptakan sesuatu. Itulah yang sedang saya runtuhkan. Saya datangkan para kreator luar kota ke Kediri agar bisa menularkan ilmunya. Sebab tak ada yang tak bisa dipelajari jika mau.

Kenapa tidak didorong ke dunia politik seperti Anda?

Minat anak muda ke dunia politik sangat rendah. Silahkan dicek sendiri. Saya rasa iklim politik kita juga kurang wellcome kepada ide-ide mereka. Tak bisa dipaksa memang. Karena menjadi politisi adalah panggilan jiwa.

Print Friendly, PDF & Email

  1. […] Mas Abu: Saya Tidak Memanfaatkan Anak Muda […]

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.