READING

Masuk Islam, Deddy Corbuzier Mau Disunat?

Masuk Islam, Deddy Corbuzier Mau Disunat?

Mentalis tanah air ternama Deddy Corbuzier meninggalkan agamanya dan memeluk Islam. Apakah Deddy juga mau dikhitan?

Pertanyaan soal khitan ini menjadi viral setelah disampaikan seorang pria kepada Deddy Corbuzier usai mengikuti prosesi mualaf di Pondok Pesantren Ora Aji Sleman, Yogyakarta beberapa waktu lalu. Tanpa sungkan, pria tersebut menanyakan apakah Deddy akan mengkhitan usai membaca Syahadat.

Pertanyaan tersebut sempat membuat Deddy terkejut. Namun dengan gayanya yang cool dan bercanda, Deddy malah menjawab pertanyaan itu dengan kalimat konyol. “Kalau saya jawab pertanyaan,`Sudah disunat belum? Kalau belum, Anda mengharapkan saya memiliki hubungan apa dengan Anda?” kata Deddy berkelakar seperti dirilis Dream.co.id.

Deddy tak memberikan jawaban pasti atas pertanyaan itu. Ini juga menjadi teki teki seputar rumor yang menyebut jika Deddy Corbuzier sudah mengkhitan organ intimnya sebelum mengucap Syahadat.

Dalam Islam, khitan atau sunat adalah salah satu sunnah fitrah yang sangat dianjurkan (muakkadah). Bahkan beberapa ulama menyebut khitan sebagai hukum wajib. Salah satunya adalah Ibnu Abbas.

“Sunnah fitrah yang lima adalah khitan (sunat), istihdad (mencukur rambut kemaluan), memotong kuku, mencukur kumis, dan mencabut rambut ketiak” (HR. Bukhari 5889, Muslim 257).

Dalam syariat Islam, khitan adalah memotong ujung kulit yang berada di atas zakar hingga kepala penis keluar (menonjol). Kulit ini dikenal dengan sebutan kulup. Memotong kulup dianjurkan dilakukan saat usia anak-anak dan tak boleh menundanya hingga usia baligh.

Tak hanya menjadi syariat Islam, khitan dari sisi medis juga memiliki manfaat kesehatan. Khitan akan mengurangi resiko infeksi penyakit seksual menular seperti human papilloma virus (HPV), herpes, dan sifilis. “Dengan catatan tetap melakukan hubungan seksual dengan sehat meski sudah dikhitan,” kata dr Chaterina Pipit Hapsari kepada Jatimplus.ID.

Chaterina menjelaskan, khitan juga akan mengurangi resiko terjadinya infeksi saluran kemih yang dapat merujuk pada masalah ginjal. Biasanya gangguan jenis ini lebih sering terjadi pada pria yang tidak disunat.

Manfaat yang lebih besar dari khitan adalah mengurangi risiko kanker penis. Dengan demikian, secara bersamaan akan mengurangi risiko kanker serviks pada pasangan. “Selain itu, penis yang sudah dikhitan akan lebih mudah dibersihkan sehingga kesehatannya lebih terjamin,” pungkas dr Chaterina. (HARI TRI WASONO)

Print Friendly, PDF & Email

RELATED POST

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.