READING

Mengenal Serangga Daun Yang Bentuknya Tak Wajar

Mengenal Serangga Daun Yang Bentuknya Tak Wajar

KEDIRI – Sebuah video berisi tayangan binatang aneh tengah viral di masyarakat. Hewan menyerupai daun itu tampak bergerak saat disentuh tangan manusia.

Video berdurasi 47 detik yang viral di media sosial itu menayangkan gambar seseorang tengah memegang satu lembar daun. Di beberapa bagian pinggirnya terdapat sobekan yang bisa bergerak-gerak. Secara kasat mata, daun ini terlihat hidup layaknya binatang.

Penambahan keterangan pada video itu memperkuat kesan magis. Ditambah suara latar (back sound) yang memperdengarkan lantunan ayat Al Quran.

“Subhanallah kebesaran dan kekuasaan Allah, benar apa yang disabdakan Rosul tentang kejadian2 yang akan terjadi di akhir zaman. Salah satunya sehelai daun Allah tiupan ruh sehingga apa yang kita lihat daun tsb menjadi seekor binatang yang tidak pernah dilihat sebelumnya oleh manusia.”

baca juga: Naik Kereta Api Gratis, Ini Caranya

Tak sedikit yang membagikan video itu ke sejumlah grup WhatsApp dan aplikasi perpesanan lainnya. Sehingga dalam waktu singkat tayangan binatang aneh itu tersebar di dunia maya dan mengundang kontroversi.

Namun tahukah kamu bahwa daun hidup tersebut bukanlah hal aneh dalam dunia satwa kita. Namanya adalah serangga daun atau leaf insect yang merupakan ordo Phasmatodea. Serangga ini dijuluki dengan serangga daun karena bentuknya yang mirip daun. Binatang ini mudah ditemukan di pepohonan Benua Asia dan Australia.

baca juga: Astra Financial Kembali Jadi Sponsor GIIAS The Series 2019

Ukurannya bermacam-macam. Paling besar bisa selebar telapak tangan orang dewasa. Namun jenis ini cukup langka ditemukan. Serangga daun juga berkerabat dekat dengan belalang kayu yang bentuknya mirip ranting pohon.

Sepintas kita tak akan bisa mengenali serangga ini jika berbaur dengan lembaran daun di pepohonan. Sebab seluruh bagian tubuhnya memang mirip sekali dengan daun, termasuk urat daunnya. Kemiripan dengan daun ini merupakan bentuk pertahanan serangga daun untuk menghindari pemangsa. Jika ada makhluk lain yang mendekat hewan ini akan diam tak bergerak.

Namun kemampuan kamuflase ini juga kerap menjadi hal mematikan bagi mereka sendiri. Sebab makhluk lain bisa-bisa memangsanya lantaran tak bisa membedakan dengan daun.

Sama seperti belalang, serangga daun tak memiliki kemampuan metamorfosis sempurna. Pertumbuhan mereka tak melalui fase kepompong. Serangga daun betina akan meletakkan telurnya yang hanya berukuran 1 mm di dedaunan. Bentuk telurnya pun mirip biji-bijian untuk mengelabuhi pemangsa.

Di luar kemampuannya mempertahankan diri dengan cara kamuflase, serangga daun memiliki daya tahan yang rapuh. Dia bahkan bisa kehilangan tangan dan kakinya saat mengalami pergantian kulit. Hal serupa juga dipicu suhu udara yang terlalu panas. Namun tak perlu khawatir, organ tubuh itu akan tumbuh kembali saat mengalami pergantian kulit periode berikutnya.

Karena bentuknya yang unik inilah banyak yang tertarik memelihara serangga daun. Cara memeliharanya juga mudah. Hanya dengan meletakkan ke dalam aquarium dan menambahkan daun dan potongan ranting, serangga daun akan hidup panjang. Satu hal yang harus diperhatikan adalah menjaga suhu udara dalam akuarium tak terlalu panas. Ini untuk menghindari serangga itu kehilangan kaki saat berganti kulit. (Hari Tri Wasono)

print

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.