READING

Mentan Amran Dorong Petani Kediri Lebih Modern

Mentan Amran Dorong Petani Kediri Lebih Modern

KEDIRI – Menteri Pertanian Amran Sulaiman berkunjung ke lahan pertanian di Desa Jabon, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri. Kedatangan Amran untuk mendukung modernisasi pertanian Indonesia.

Kedatangan Amran Sulaiman di Kediri, Rabu, 9 Oktober 2019, mendapat sambutan luar biasa dari para petani Kediri. Mereka menantikan upaya pemerintah melakukan modernisasi pertanian untuk meningkatkan produktivitas.

Di depan para petani dan forum pimpinan daerah Kabupaten Kediri, Amran Sulaiman memaparkan manfaat modernisasi yang dibawa. “Apa manfaatnya? Pertama, efisien. Biasanya saat tanam membutuhkan 20 orang untuk 1 hektar, sedangkan panen kita butuh waktu 20 hari,” katanya.

Jika menggunakan teknologi tersebut, dengan luasan lahan yang sama hanya, akan memangkas proses tanam hingga 3-5 jam. Ini berarti para petani bisa memperpendek waktu penanaman sampai 90 persen. Bahkan biaya tanamnya juga bisa ditekan hingga 60 persen. Dengan teknologi ini, Amran optimis petani Indonesia mampu bersaing dengan negara-negara lain yang lebih maju.

”Alhamdulillah pemuda tani yang turun ke sawah mencapai 500 ribu orang termasuk Gempita (Gerakan Pemuda Tani Indonesia). Hasilnya saat ini ekspor kita bisa naik 90 juta ton. Dengan menggunakan alat canggih pasti hasil pertanian kita juga akan meningkat sampai 3 kali lipat,” ungkap Amran.

Untuk meningkatkan hasil pertanian, Kementerian Pertanian akan mengoptimalkan pemanfaatan anggaran pada pertanian rakyat. Diantaranya untuk membiayai bantuan alsintan (Alat Mesin Pertanian) kepada para petani.

“Kalau petani berproduksi, negara ini kuat dan jaya. Ketahanan negara identik dengan ketahanan pangan, jika pangan rapuh negara bisa berbahaya. Kita merangkul semua pihak mulai dari TNI Polri dan pemerintah untuk menjalankan dan meningkatkan sektor pertanian kita,” tegas Amran.

Tak hanya memberikan paparan, Amran juga memamerkan teknologi pertanian modern yang terdiri dari drone penyebar benih, pupuk, dan pestisida, serta transplanter, dan pompa air. Drone penyebar pupuk, penyebar benih dan penyebar pestisida ini akan menggugah minat para generasi muda untuk terjun di bidang pertanian.

Sementara itu Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno menyampaikan terima kasih kepada Menteri Amran Sulaiman yang telah memberikan bantuan alsintan, diantaranya drone, hand traktor dan pompa air. Alsintan tersebut akan segera dimanfaatkan untuk peningkatan pertanian.

“Alhamdulilah akan kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya. Dengan inovasi teknologi ini, kami berharap pertanian di Kabupaten Kediri maju dan berkembang,” pungkas Bupati. (Advertorial)

Print Friendly, PDF & Email

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.