READING

Menu Kalkun Aneka Olahan yang Bikin Ketagihan

Menu Kalkun Aneka Olahan yang Bikin Ketagihan

JOMBANG – Bagi yang suka berburu menu kuliner baru, silakan mampir ke Resto Wong Agung Mataram.  Tempat makan yang berlokasi di  Jalan Nurcholis Majid, No. 1 Desa Cangkring, Kecamatan Perak, Kabupaten Jombang ini menyediakan beragam menu masukan daging kalkun.

Di sini daging kalkun diolah dalam aneka menu seperti lumpia kalkun, kalkun bakar madu, burger kalkun, soto kalkun, bakso kalkun dan nasi goreng kalkun. Tak hanya itu, daging kalkun juga disajikan dalam menu pasta, tahu kalkun dan spaghetti.

Daging kalkun hampir sama dengan daging ayam pada umumnya. Hanya saja rasanya lebih hambar dibanding daging ayam. Namun perpaduan antara racikan bumbu koki dan proses pematangan yang tepat membuat daging kalkun enak disantap.

Selain rendah lemak, daging kalkun mengandung  protein yang dapat mengenyangkan dan memperlambat pencernaan.  Cocok diasup bagi orang yang tengah menjalankan program diet.

Tak banyak resto yang menyajikan daging kalkun sebagai menu utamanya. Peluang itulah yang dimanfaatkan pemilik usaha kuliner pasangan suami istri Yusuf dan Indah asal Surabaya.

Untuk mengolah daging kalkun dibutuhkan keahlian khusus. Jika keliru dalam meracik bumbu maka yang timbul adalah rasa hambar. Kalkun yang dimasak dipilih yang berumur 6-8 bulan. “Pada usia ini daging kalkun tidak terlalu keras sehingga proses masaknya tidak terlalu sulit,” kata Muhammad Djazuli salah seorang pegawai resto (23/2/).

Agar daging kalkun bertekstur lembut dan tidak alot, ada baiknya lebih dulu dikukus atau direbus. Bumbu wajibnya yaitu bawang merah, bawang putih, kemiri dan ketumbar. Selanjutnya  daging diberikan tambahan garam, kecap manis, madu, gula merah, madu dan bumbu khusus.

“Koki ada pembinaan khusus selama satu hingga dua bulan. Jika kita rasa cukup bagus maka kita ambil,” ujar pria asal Surabaya ini.

Harga yang ditawarkan bervariasi sesuai dengan menu yang dipilih oleh pengunjung. Bakso seporsi cukup merogoh kocek Rp. 11 ribu. Harga ini harga promo. Soto kalkun  dibandrol Rp 10 ribu. Lumpia kalkun Rp 4 ribu/biji. Sedangkan untuk nasi goreng harganya Rp  25 ribu.

Dalam sehari, resto yang juga melakukan penjualan secara online ini bisa menghabiskan daging kalkun sebanyak 50-100 kg. Dagingnya dipasok dari supplier,

Respon masyarakat Jombang terhadap kehadiran resto kalkun ini cukup bagus. Muhammad mengatakan bahwa dalam sehari, terutama Sabtu dan Minggu, resto bisa mengantongi laba sebesar Rp.5 juta hingga  Rp 10 juta. Bahkan pada awal-awal bulan bisa mendapatkan lebih dari itu.

Muhammad menambahkan pihaknya saat ini sedang fokus membuka cabang di berbagai daerah kabupaten/kota di Jawa. Fokus lainnya adalah membuka peternakan kalkun yang modern. Sehingga ke depannya bisa memasok daging kalkun untuk Pulau Jawa.

Benny Hendro salah satu pengunjung resto asal Diwek Jombang  mengaku kedatangannya  karena penasaran dengan rasa kalkun bakar. Ia datang bersama rombongan dari tempat kerjanya sebanyak 20 orang.

Untuk menjawab rasa penasarannya, Benny memesan paket ayam kalkun spesial yaitu satu ekor utuh. Sebagai menu pendamping dia memesan tahu kalkun dan lumpia kalkun.

“Biasanya kalau teman cewek itu kan ribet kalau makan yang ada banyak lemaknya.Takut gemuk dan lain sebagainya. Kita katakan kalau kalkun lemaknya sedikit maka pada mau kesini,” bebernya

Setelah menyantap menu kalkun pilihannya Benny menjelaskan bahwa daging kalkun bagian dada lebih lembut. Kulitnya yang tipis membuat bumbu bisa meresap sempurna ke dalam daging. Kulit kalkun juga lebih kering..

“Saya pribadi puas datang ke sini. Tidak sia-sia. Jika kawan-kawan mendukung maka kami akan kembali lagi kesini,” tandasnya.

Reporter: Syarif Abdurrahman
Editor: Prasto Wardoyo

Print Friendly, PDF & Email

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.