READING

Menyulap Pensiunan Menjadi Wirausahawan

Menyulap Pensiunan Menjadi Wirausahawan

Pensiun tak lagi menjadi momok bagi pegawai negeri sipil Pemkot Kediri. Alih alih melepas gelar pegawai negeri, mereka justru bersiap menjadi pengusaha. Keren, kan?

KEDIRI – Pemerintah Kota Kediri memiliki cara jitu dalam mempersiapkan masa pensiun pegawainya. Mereka dibekali kemampuan wirausaha agar tak menganggur setelah tak lagi bekerja.

Sebanyak 93 PNS akan memasuki masa pensiun dan melepaskan tugas dalam satu tahun ke depan. Mereka terdiri dari 76 orang pegawai golongan IV, 13 pegawai golongan III, dan 4 pegawai golongan II, yang akan pensiun pada periode 1 April 2020 – 1 Januari 2021.

Agar tak larut dalam ritme pensiun yang cenderung pasif, Pemkot Kediri mengajak mereka untuk tetap bekerja. Namun bukan lagi sebagai aparatur negara, melainkan wiraswasta di bidang yang disukai.

Mencetak pensiunan menjadi wirausahawan ini dilakukan dengan memberikan pelatihan usaha hingga marketing kepada pegawai yang memasuki masa pensiun. Peran ini dilakukan Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) dengan mengajak mengunjungi Jejamuran di Yogyakarta dan sentra Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Di sana mereka diajak melihat langsung pelaku usaha yang meraup pundi keuntungan tak sedikit. Meski tak menjadi pegawai negeri, para wirausahawan ini sukses mempertahankan usaha dalam waktu lama. Usaha mereka juga sederhana dan bisa dilakukan para pensiunan di rumah.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar juga terus memacu semangat mereka untuk tak berhenti beraktivitas. “Pensiun ini siklus. Setelah pensiun tidak perlu minder. Meski sudah purna, tetap diandalkan di masyarakat. Jadi jangan menutup diri,” kata Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar saat membagikan Surat Keputusan (SK) Pensiun, Kamis 6 Februari 2020.

Walikota yang akrab disapa Mas Abu ini menyarankan agar setelah purna tugas tetap produktif. Menjadi wirausaha adalah salah satu pilihan yang tepat. Terlebih lagi pertumbuhan ekonomi Kota Kediri ke depan akan semakin baik.

“Bisa membuka usaha kuliner. Ke depan Kota Kediri semakin ramai. Penduduk kita kurang lebih hanya 300 ribuan, namun yang beredar lebih dari dua juta orang. Sangat potensial sekali untuk berbisnis,” jelasnya memberi gambaran.

Tak hanya melepas mereka, Abu Bakar juga menghadirkan petugas Bank Rakyat Indonesia (Persero) untuk mensosialisasikan tata cara mendapatkan hak pensiun.

Pembekalan menghadapi purna tugas atau pensiun ini diapresiasi para PNS. Salah satunya Yunio Dwidahani, pegawai Pemkot Kediri yang akan memasuki purna tugas. Ia mengaku sempat bingung akan melakukan apa setelah tak lagi berdinas. “Pembekalan ini mengispirasi kami untuk berkarya lagi setelah pensiun,” ungkapnya. (Hari Tri Wasono)

Print Friendly, PDF & Email

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.