READING

Mereka Yang Bergerak di Tengah Pandemi

Mereka Yang Bergerak di Tengah Pandemi

KEDIRI – Pandemi corona yang terjadi sejak pertengahan Maret 2020 lalu telah melumpuhkan perekonomian warga Kota Kediri. Kondisi ini sekaligus menaikkan angka kemiskinan hingga tak mampu memenuhi kebutuhan pangan.

“Jangan kaget kalau tiba-tiba melihat banyak pemulung, tukang becak, dan anak-anak di jalan raya belakangan ini. Mereka nyari makan,” kata Budi Sutrisno, warga Kelurahan Bence, Kecamatan Pesantren yang menginisiasi gerakan #BerbagiDariRumah.

Sebagai seorang jurnalis, Budi cukup tahu kondisi masyarakat bawah yang terdampak Covid-19. Selain kehilangan pekerjaan, kemampuan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka juga terbatas.

Karena itu sejak pandemi berlangsung, Budi Sutrisno aktif menggalang donasi untuk membantu kebutuhan makan warga terdampak di Kota Kediri. Langkah ini dilakukan untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin membantu, namun khawatir dengan resiko kesehatan untuk keluar rumah.

“Cukup banyak warga yang ingin berbuat, tapi ragu untuk turun ke jalan karena wabah. Kami memfasilitasi niat baik itu,” kata Budi yang mengolah makanan bersama keluarganya untuk memastikan standar kelayakan dan keamanan makanan.

Kini hampir setiap hari Budi bergerak mendistribusikan donasi nasi kepada tukang becak, pengemis, pemulung, dan anak jalanan. Pembagian ini dilakukan setiap sore menjelang buka puasa untuk menghormati umat Muslim yang beribadah.

Bagi warga yang ingin bergabung dalam gerakan donasi nasi bisa menghubungi nomor WA 081252487766. Donasi bisa ditransfer melalui rekening BCA di nomor 0331082529 atas nama Budi Sutrisno. “Kami akan memberitahukan rute pembagian nasi dan dokumentasi kegiatan kepada donatur. Mereka juga bisa mengajukan lokasi pembagian yang dikehendaki,” terang Budi.

Gerakan nasi bungkus ini juga diikuti oleh Pemerintah Kota Kediri. Bagian Kesra Sekretariat Daerah Kota Kediri membagikan 20 ribu nasi bungkus selama periode 4 – 20 Mei 2020. Sama seperti Budi, pembagian ini dilakukan menjelang buka puasa

“Target kami 18.000-20.000 bungkus diperuntukan kaum duafa di Kota kediri. Penyalurannya lewat 46 kelurahan selama 20 hari,” kata Ardi Handoko, Kabag Kesra Kota Kediri.

Ardi menjelaskan pengadaan nasi bungkus itu dipercayakan kepada warga yang memiliki usaha warung. Selain memberdayakan UMKM yang mulai terpuruk, gerakan ini diharapkan bisa memicu solidaritas masyarakat untuk membantu sesama. (Hari Tri Wasono)

Print Friendly, PDF & Email

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.