READING

Minat Mendaki Saat Puasa Ramadhan, Gunung Semeru S...

Minat Mendaki Saat Puasa Ramadhan, Gunung Semeru Sudah Dibuka untuk Pendakian

Bagi sebagian orang, puasa Ramadhan tak harus meninggalkan aktivitas fisik agar kebugaran tubuh tetap terjaga. Mendaki gunung adalah salah satu pilihan yang bisa dilakukan.

MALANG – Terhitung Minggu, 13 Mei 2019 pendakian ke Semeru dibuka lagi untuk umum setelah ditutup selama empat bulan. Penutupan Semeru dari aktivitas pendakian oleh Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) dilakukan sejak 3 Januari 2019 lalu.

Penutupan Semeru selama empat bulan dari aktifitas pendakian itu menurut Syarif Hidayat Humas TNBTS dimaksudkan untuk melakukan pemulihan ekosistem secara alamiah. “ Selain itu, pada bulan-bulan Januari sampai April cuaca di Semeru cenderung ekstrim. Seperti curah hujan tinggi yang terkadang disertai dengan badai,” kata Syarif menambahkan. Pada saat penutupan, TNBTS melakukan perbaikan sarana dan prasarana yang ada  seperti penunjuk arah dan sejumlah shelter yang berada di jalur pendakian.

Para pendaki sedang menyusuri setapak di kawasan perbukitan yang memagari Ranu Kumbolo. FOTO:JATIMPLUS.ID/Prasto Wardoyo.

Syarif menjelaskan, sesuai  rekomendasi dari Pos Pengamatan Gunung Api Gunung Semeru – Gunung Sawur, Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi, batas aman pendakian adalah sampai Kalimati. “Kita ingin menciptakan zero accident dan zero waste,”katanya.   

Selalu Masalah yang Sama : Sampah

Seminggu setelah penutupan, sedikitnya 50 relawan melakukan kegiatan reresik sampah atau bersih-bersih sampah di sepanjang jalur pendakian Semeru. Selama tiga hari dari tanggal 10 – 12 Januari 2019 , relawan dari yang berasal dari penduduk desa Ranupani, pecinta alam dan para pelaku usaha eko wisata memunguti sampah yang ditinggalkan oleh para pendaki.

Seorang relawan memunguti sampah yang ditinggalkan pendaki di Kalimati. FOTO: Lukman Agus a.k.a Joko Tebon

Saat musim pendakian, gunung dengan ketinggian 3676 mdpl itu diminati oleh pendaki dari berbagai wilayah di Indonesia bahkan dari mancanegara. Kuota pendakian setiap harinya dibuka untuk 600 orang. Pendaki harus mendaftar secara online jika berminat mendaki ke Semeru dengan mengunjungi situs https://bookingsemeru.bromotengger.semeru.org.

Derasnya arus pendakian ke gunung yang secara administratif berada di wilayah Kabupaten Lumajang jawa Timur itu, membawa serta ikutan berupa sampah.  Rizki Ardiansyah, relawan SAVER (Sahabat Alam Volunteer Semeru) mengatakan, setiap bulan setidaknya 2 ton sampah  yang dibawa turun kembali oleh para pendaki. Namun tak semua sampah dibawa turun lagi oleh pendaki.

Saat relawan mengadakan bersih-bersih seminggu setelah Semeru ditutup, sampah masih berceceran di jalur pendakian. “Banyak pendaki yang dengan sengaja menyembunyikan sampahnya di semak belukar atau di balik pepohonan seperti sampah plastik dan tissue basah,” keluh Lukman Agus a.k.a Joko Tebon salah satu relawan yang ikut dalam aksi bersih-bersih. Padahal tissue basah termasuk barang yang harus dititipkan di pos pendakian Ranupani karena termasuk benda yang sulit terurai. Belum lagi temuan pembalut wanita. “Daerah Kalimati yang paling parah,” ujarnya dengan nada geram.

Spanduk berisi larangan dan imbauan yang dipasang di pondok Ranu Kumbolo. FOTO:JATIMPLUS.ID/Prasto Wardoyo

Sebelum melakukan pendakian, para pendaki dikumpulkan terlebih dahulu untuk diberi taklimat oleh relawan. Taklimat ini sifatnya wajib diikuti oleh semua pendaki. Materi yang diberikan terkait dengan bagaimana cara mendaki dengan aman dan nyaman. Tak kalah pentingnya adalah pendaki diajak terlibat menjaga ekosistem dengan tak meninggalkan sampah dan membawa sampahnya turun kembali. Hal ini  sebagai upaya Taman Nasional Bromo Tengger Semeru untuk menciptakan zero accident dan zero waste.

Sampah yang tercecer menunjukkan tak semua sampah dibawa turun. “Kesadaran para pendaki memang masih kurang,” pungkas Lukman Agus a.k.a Joko Tebon. (Prasto Wardoyo)  

print

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.