READING

Naik Bus Sekolah Itu Keren (dan Gratis)

Naik Bus Sekolah Itu Keren (dan Gratis)

Ingatan saat menyaksikan kecelakaan yang merenggut nyawa anak sekolah sangat membekas di kepala Mohamad Ferry Jatmiko, Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri. “Kejadian yang sama bisa terulang lagi jika tidak ada upaya memikirkan transportasi untuk anak-anak berangkat sekolah,” kata Ferry.

KEDIRI – Semua terlihat terburu-buru di pagi hari, rush hour, istilah bule-nya. Karena tergesa-gesa, biasanya kewaspadaan pengendara di jalan menjadi berkurang, semua ingin segera cepat sampai ke sekolah ataupun tempat kerja.

Akhirnya kecelakaan pun banyak terjadi di pagi hari, yang kebanyakan dialami oleh pengendara sepeda motor. Sepeda motor memang masih menjadi andalan untuk mengantarkan anak-anak ke sekolah selain mobil. Bahkan, anak-anak yang belum cukup umur pun banyak kita jumpai mengendarai sepeda motor sendiri.

Oleh sebab itu, perlu dipikirkan angkutan sekolah yang nyaman dan aman bagi mereka. Tak kalah penting juga, angkutan itu harus terlihat keren, supaya anak-anak tertarik untuk menaikinya.

Bus sekolah adalah salah satu cara Dinas Perhubungan Kota Kediri memberikan angkutan untuk anak sekolah. Kini ada 3 bus sekolah dengan 6 sopir yang beroperasi tiap pagi saat berangkat sekolah dan sore ketika pulang sekolah.

Bus ini telah beroperasi sejak sejak tahun 2016. Bus produksi tahun 2015 ini, sampai sekarang masih terlihat bagus dan bersih, berkat perawatan maksimal dari para kru bus. Salah satunya Muhammad, pria yang telah 10 tahun mengabdi di Dinas Perhubungan Kota Kediri.

Aktivitas Muhammad dimulai dari jam 04.30 pagi, dengan mencuci badan bus dan mengecek mesin supaya siap saat memulai meluncur jam 06.00 pagi. Ketiga bus sekolah berwarna dominan biru tersebut terlihat gagah dan keren berjajar rapi siap untuk mengantarkan anak-anak ke sekolah dengan gratis.

Zea, siswi kelas 2 SD bersama adiknya yang masih TK, nampak bergegas memasuki bus sekolah yang akan mengantar mereka ke sekolah. Kakak beradik yang masih belia ini berani naik bus sekolah ke sekolah yang jaraknya cukup jauh untuk anak seukurannya. Ia tinggal di kawasan Rejomulyo (Kecamatan Kota) dan bersekolah di Bandar (Kecamatan Mojoroto).

Orang tuanya pun percaya melepas buah hatinya untuk naik bus sekolah ini. Artinya, bus sekolah memang bisa aman dan nyaman untuk anak sekolah. Rute bus sekolah sementara ini diutamakan untuk menjangkau wilayah pinggir kota, sedangkan untuk tengah kota kebanyakan dilalui oleh angkutan kota (mikrolet). “Sejauh ini ada 41 angkutan umum dan 3 bus sekolah. Kalau dihitung, memang masih kurang. Idealnya 10 bus,” terang Ferry.

Semoga segera terwujud. Yuk naik bus ke sekolah !

Pelajar yang ingin menggunakan fasilitas bus sekolah gratis bisa mendatangi Terminal Tamanan Kediri setiap pagi mulai jam 6 pagi.
Para pelajar pengguna bus sekolah.
Bus sekolah adalah salah satu cara dari Dishub Kota Kediri untuk memberikan sarana angkutan yang aman bagi para pelajar.
Zea, Kelas 2 SD, setiap pagi diantar ayahnya ke halte, untuk kemudian meneruskan perjalanan ke sekolah menggunakan bus sekolah.
Pak Muhammad, salah satu kru bus sekolah yang setiap pagi memastikan bahwa bus sekolah selalu bersih terawat dan aman untuk mengantarkan para pelajar ke sekolah.
Bus sekolah berjajar rapi siap untuk berangkat.

Foto : Adhi Kusumo & Teks : Titik Kartitiani

Print Friendly, PDF & Email

RELATED POST

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.