READING

Pahlawan Nasional Asal Jawa Timur Sudah Banyak

Pahlawan Nasional Asal Jawa Timur Sudah Banyak

SURABAYA- Menyongsong peringatan Hari Pahlawan 10 November 2018, Presiden Joko Widodo menyematkan gelar pahlawan nasioal kepada enam orang tokoh Indonesia. Menurut Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, penerima gelar tahun ini tidak ada dari Jawa Timur.

Keenam tokoh penerima gelar itu berasal dari Bangka Belitung, Yogyakarta, Banjarmasin, Jawa Tengah, Banten dan Sulawesi Barat.

“Kali ini Jatim belum ada. Tetapi saya kira pahlawan pahlawan nasional dari Jatim sudah sangat banyak, “tutur Agus Gumiwang usai menghadiri Bimbingan Tekhnis Penguatan Kapasitas Pendamping Bansos Pangan dan Bimtek Pendamping Sosial Kube Kerja 2018 di Surabaya Rabu (7/11/2018) malam.

Adapun pemberian gelar pahlawan kepada enam nama itu dinilai yang terbanyak dibanding tahun sebelumnya. Tahun 2017 hanya terbit empat gelar. Sedangkan tahun 2016 kurang dari empat gelar.

Rencananya, pemberian gelar pahlawan akan dilangsungkan di Istana Negara. “Tahun lalu hanya empat. Sekarang enam, “ungkapnya.

Dilansir dari Inews.id, keenam penerima gelar pahlawan nasional itu adalah Depati Amir dari Bangka Belitung, Abdulrahman Baswedan dari DIY, Pangeran Muhammad Noor dari Kalimantan Selatan (Banjarmasin), Kasman Singodimedjo dari Jawa Tengah, KH Sjam’un dari Banten dan Ibu Agung (Hj Andi Depu) dari Sulawesi Barat.

Pemberian gelar akan dilangsungkan di Istana Negara.“Pak Jokowi sudah menetapkan enam pahlawan nasional yang akan diberikan gelar di Istana, “terangnya.

Dalam rangka peringatan Hari Pahlawan nanti, Presiden Jokowi akan melaksanakan kegiatan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra Bandung. Sedangkan Wapres Jusuf Kalla akan berkegiatan di TMP Utama Kalibata, Jakarta Selatan.

Sementara Kemensos sendiri, kata Agus sudah melakukan rangkaian acara peringatan sejak dua minggu lalu. Kegiatan ini melibatkan anak sekolah. “Tujuannya agar tertanam semangat kepahlawanan sejak dini, “jelasnya.

Sementara dari data yang dihimpun jumlah Pahlawan Nasional asal Jawa Timur sebanyak 21 nama.

Mereka diantaranya, KH Abdul Wahab Chasbullah (Ditetapkan 2014),  Basuki Rahmat (Ditetapkan 1969), HOS Cokroaminoto (Ditetapkan 1961), Douwes Dekker atau Danudirdja Setiabudi (Ditetapkan 1961), Harun Bin Said atau Harun Tohir (Ditetapkan 1968), Halim Perdanakusuma (Ditetapkan 1975), KH Hasyim As’yari (Ditetapkan 1964), Iswahyudi (Ditetapkan 1975), Syodanco Soeprijadi (Ditetapkan 1975), Suroso (Ditetapkan 1986), Suryo (Ditetapkan 1964), Mas Isman (Ditetapkan 2015), Mas Mansur (Ditetapkan 1964), Mas Tirtodarmo Haryono (Ditetapkan 1965), Soekarno (Ditetapkan 2012), Sukarni (Ditetapkan 2014), KH Wahid Hasyim (Ditetapkan 1964), Untung Surapati (Ditetapkan 1975), Soetomo (Ditetapkan 1961), Sutomo (Ditetapkan 2008), dan Mustopo (Ditetapkan 2007). (*)

 

 

Print Friendly, PDF & Email

RELATED POST

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.