READING

Pecel Punten Kediri, Mengundang Datang Kembali

Pecel Punten Kediri, Mengundang Datang Kembali

KEDIRI–  “Matur nuwun, mbenjing mriki malih nggih,” kata pramusaji.  “Terima kasih, besok ke sini lagi ya.” Ucapan ini kadang diteriakkan semua pramusaji bersama-sama menjadikan suasana warung menjadi heboh sejenak. Ucapan ini selalu disampaikan seberapapun banyaknya pengunjung yang datang.

“Agak susah kalau sedang batuk pilek. Nggak bisa teriak-teriak,” terang salah satu pramusaji sambil meringis.

Kehebohan ini terjadi di pecel punten yang berada di Kelurahan Ketami, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Meski punten asli dari Blitar, Pecel Punten Kediri tidak kehilangan ruh nenek moyangnya. Sumiati sebagai pemilik warung, berhasil menyajikan resep turun temurun dari keluarga Blitar sejak tahun 1995.

Punten merupakan beras yang dimasak dengan santan. Setelah matang, ditumbuk hingga padat dan kenyal. Tampilan akhirnya menyerupai lontong namun memiliki rasa gurih. Untuk satu porsi Pecel Punten Kediri, kita hanya mendapatkan dua potong punten. Kemudian, setangkup sayuran yang sudah dikukus diletakkan di atasnya. Bagi yang tidak begitu menyukai sayuran, jangan terlalu risau. Karena di warung ini, sayurannya diolah dengan sangat baik. Tidak lupa, segenggam kerupuk pasir (kerupuk yang digoreng dengan pasir) ditambahkan di atas piring demi melengkapi sajian pecel punten.

Baca juga: Penyetan Joyobo Kediri

Sayur daun kenikir dan bunga turi tidak menyisakan rasa pahit sama sekali meski tampilannya masih hijau segar. Sambal kacangnya pun memiliki rasa yang mantap dan tingkat kepedasannya pas. Sambal kacang ini bisa diambil sendiri oleh pembeli sesuai dengan selera. Pun kalau ingin menambah punten, boleh minta dari pramusaji yang tak lain anak-anak Sumiati.

Ketika memakannya akan ada sensasi lembut dari punten, sekaligus kriyuk-kriyuk dari remahan kerupuk. Rasa pedas, manis, dan gurih dari sambal kacangnya membuat mulut sesekali berdesis ketika menguyah.

 Harmoni rasa inilah yang membuat para pembeli dari berbagai kalangan ini enggan berpaling. Harga kenikmatan ini tidaklah mahal. Cukup merogoh kocek Rp. 7 ribu per porsi. Menu pendamping lainnya pun tidak kalah pamor. Krengsengan bekicot diyakini bisa membuat pembeli jatuh cinta dan ingin kembali lagi ke sana.

Bagi yang kurang mantap makan punten, pembeli bisa menggantinya dengan nasi putih atau nasi jagung. Pembeli juga bisa melengkapi menunya dengan berbagai gorengan. Mulai dari tahu, tempe, hingga bakwan. Ada pula lele goreng, nila goreng, ati-ampela, hingga aneka semur. Semuanya bisa diambil secara prasmanan.

Warung sederhana tak mengurangi minat pembeli berbagai kalangan.
FOTO: JATIMPLUS.ID/Dina Rosyidha

Lokasi warung yang berada di kawasan lahan pertanian tersebut memberikan suasana yang sejuk, bahkan ketika sedang ramai-ramainya. Sejak buka pukul 07.00 WIB hingga tutup 17.00 WIB, warung tidak pernah sepi. Apalagi ketika musim liburan, pembeli banyak yang datang dari luar kota.

Meski cukup populer, jangan membayangkan tempatnya fancy dan mewah. Kita hanya akan mendapati sebuah warung sederhana dengan konsep terbuka. Ketiadaan lahan parkir yang memadai membuat jajaran mobil-mobil mengular sepanjang 50 meter di tepi jalan. Konsumen “bermobil” tersebut tampak tidak risih dengan tampilan warung yang sangat sederhana. Ini menunjukkan jika kekuatan makanan yang ditawarkan cukup memikat lidah meski secara tempat tidak menawarkan kenyamanan standar mereka.

Selain suasana sejuknya, para pramusajinya sangat ramah. Mereka selalu menyapa pembelinya dan sesekali mengajak bercanda. Setiap pembeli yang sudah selesai makan dan akan pulang selalu diberi pesan,”Matur nuwun, mbenjing mriki malih nggih.”

Rasa tentu pertimbangan utama, hanya saja ucapan yang konsisten inilah yang dipercaya benar-benar bisa menghipnotis pembeli sehingga ingin kembali datang ke sana. Jadi, tertarik untuk ikut tergila-gila Pecel Punten Kediri seperti yang lain?

Reporter : Dina Rosyidha
Editor: Titik Kartitiani

Print Friendly, PDF & Email

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.