READING

Pekerja Migran Pulang ke Kota Kediri, Observasi Du...

Pekerja Migran Pulang ke Kota Kediri, Observasi Dulu di Kampus Poltek

KEDIRI-Meski sudah ada imbauan dari Pemkot untuk tidak mudik dulu ke Kota Kediri agar memutus penyebaran Virus Corona, Pemkot Kediri menyiapkan ruang observasi untuk pekerja migran yang pulang. Ruang observasi yang bertempat di Gedung Kampus I Politeknik Kediri ini diperuntukkan bagi warga Kota Kediri yang menjadi pekerja migran atau orang-orang dari daerah epicentrum.

Di ruang observasi ini telah disiapkan 8 ruangan dengan kapasitas kurang lebih 50 bed. Selain itu di ruang observasi ini juga terdapat kurang lebih 15 kamar mandi yang siap untuk digunakan. Adapula fasilitas tempat cuci tangan yang ada di ruang observasi.

Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar menjelaskan, nantinya warga Kota Kediri yang menjadi pekerja migran atau warga yang datang ke Kota Kediri akan di karantina selama 14 hari di ruang observasi.

 “Kalau sehat boleh kembali ke masyarakat kalau ada gejala langsung dikirim ke rumah sakit. Jadi kita akan ambil tindakan tegas bagi masyarakat Kota Kediri yang datang kesini. Kita akan cek dulu di sini,” ujarnya.

Ke depan, Walikota Kediri mengatakan bus harus menurunkan penumpang di terminal.

“Bus sudah tidak boleh lagi menurunkan penumpang sembarangan. Saya minta kepada seluruh masyarakat taati aturan, instruksi yang telah diberikan pemerintah untuk keselamatan seluruh masyarakat Kota Kediri,” katanya melalui rilis yang disampaikan pada 02/04/2020.

RS Gambiran I Siapkan Ruang Isolasi ODP Gejala Ringan Covid-19

Selain itu, pemerintah Kota Kediri juga menyiapkan RSUD Gambiran I sebagai ruang isolasi. Ruang Irna Melati dan Graha Wijaya Kusuma yang diperbaiki untuk ruang isolasi. Terdapat kurang lebih 100 bed yang disiapkan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri dr. Fauzan Adima menerangkan nantinya RSUD Gambiran I ini akan digunakan untuk isolasi bagi Orang Dalam Pemantauan (ODP) dengan gejala ringan. Sedangkan untuk ODP dengan gejala berat dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ditempatkan di RSUD Gambiran II. “Karena di RSUD Gambiran II alatnya lebih lengkap. Untuk fasilitas yang ada di RSUD Gambiran I hanya ada IGD dan ruang perawatan,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Kediri Sunyata mengungkapkan untuk perbaikan yang dilakukan ada di 18 ruangan pada Irna Melati dan 40 ruangan pada Graha Wijaya Kusuma. “Ruang melati sudah hampir selesai. Untuk graha proses membangun nanti ada pengecatan ada penggantian pintu. Target pengerjaan seminggu harus selesai,” ujarnya.

Untuk anggaran, Kepala DPUPR Kota Kediri menjelaskan bahwa anggaran perbaikan ini telah diusulkan di penanganan covid-19. “Anggaran ada pembengkakan karena ada yang perlu diperbaiki lagi jadi ada penambahan dana lagi. Kemarin kita usul 1,2 miliar. Nanti ada penambahan lagi,” jelasnya (Titik Kartitiani).

Print Friendly, PDF & Email

RELATED POST

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.