READING

Pemkab Kediri Gelontorkan 2 Ribu Ton Beras Untuk W...

Pemkab Kediri Gelontorkan 2 Ribu Ton Beras Untuk Warga Terdampak Corona

KEDIRI – Pemerintah Kabupaten Kediri akan memberikan bantuan beras kepada warganya yang bekerja di sektor informal. Program ini untuk meringankan beban ekonomi warga dalam melewati masa sulit siaga Covid-19 yang melanda.

Bupati Kediri Haryanti Sutrisno mengatakan pemerintah tanggap akan kesulitan yang dialami warganya saat ini. “Kita ambil kebijakan untuk memberikan bantuan berupa beras kepada masyarakat yg paling terdampak karena situasi ini. Masalah yang terkait kecukupan data calon penerima bantuan segera diselesaikan. Supaya segera bisa direalisasikan,” jelasnya dalam rapat koordinasi yg melibatkan Gugus Tugas Penanganan Covid – 19 Kab Kediri dan seluruh camat.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kediri Krisna Setiawan mengatakan pekerja di sektor informal seperti tukang becak, pengendara ojek pengkolan (ojek tradisional) di pasar, pedagang di tempat wisata dan pertokoan, hingga profesi lain yang bersentuhan dengan jasa sangat terpukul oleh situasi. “Bupati Kediri mengambil kebijakan untuk memberikan bantuan berupa beras kepada mereka,” kata Krisna Setiawan, Minggu 5 April 2020.

Menurut Krisna, kebijakan social dan physical distancing yang diberlakukan untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19 seperti pisau bermata dua. Di satu sisi langkah itu cukup efektif menekan penyebaran virus, di sisi lain melumpuhkan perekonomian masyarakat.

Untuk membantu meminimalisir dampak sosial dan ekonomi yang muncul dalam situasi siaga Corona, Pemkab Kediri menggelontorkan 2 ribu ton beras secara bertahap. Saat ini sudah tersedia beras sebanyak 100 ton dari Bulog Kediri dan 50 ton dari Baznas Kabupaten Kediri. “Beras ini akan kita salurkan sesuai data calon penerima bantuan yang ditentukan Dinas Sosial Kabupaten Kediri,” kata Krisna.

Selain itu, Bupati Haryanti Sutrisno juga akan memberikan stimulus kepada UMKM supaya bisa mempertahankan kelangsungan usahanya. Sebab UMKM merupakan sendi perekonomian masyarakat yang menyangkut hajat hidup orang banyak. (Advertorial)

Print Friendly, PDF & Email

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.