READING

Pemkab Kediri Jemput 5 Warganya Yang Diduga Terpap...

Pemkab Kediri Jemput 5 Warganya Yang Diduga Terpapar Covid-19

KEDIRI – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Kediri menjemput empat warganya yang tercatat sebagai ODP dari klaster pabrik rokok Tulungagung. Mereka dipulangkan ke Kediri setelah sempat menjalani isolasi di rusunawa IAIN Tulungagung.

Upaya cepat Pemerintah Kabupaten Kediri ini untuk menciptakan rasa aman warganya yang terindikasi terpapar Covid-19. Mereka adalah para pekerja pabrik rokok di Tulungagung yang berasal dari Kecamatan Semen, Ngadiluwih, dan Wates.

Komandan Unit Reaksi Cepat BPBD Kabupaten Kediri, Windoko mengatakan penjemputan ini  dilakukan pada hari Senin 4 Mei 2020 oleh tim dari Kediri. Selanjutnya mereka diminta menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing, yakni Desa Silir Kecamatan Wates, Desa Banjarejo Kecamatan Ngadiluwih, dan Desa Sidomulyo  serta Desa Kedak Kecamatan Semen.

Keempat warga Kabupaten Kediri adalah bagian dari 17 pekerja pabrik rokok Tulungagung yang diindikasi terjangkit Covid-19. Mereka terdeteksi positif dari hasil pemeriksaan rapid test yang dilakukan tim kesehatan Kabupaten Tulungagung. “Mereka akan menjalani uji swab di Kediri untuk memastikan,” kata Windoko.

Windoko menambahkan dari keempat warga tersebut, dua diantaranya menjalani isolasi di tempat khusus yang disediakan kelurahan. Ini lantaran telah berdirinya ruang isolasi di Kecamatan Semen sebagai tempat karantina.

Jumlah Tertular Bertambah

Sementara itu tim epidemologi Kabupaten Tulungagung kembali menemukan tujuh buruh linting di Pabrik Rokok Simustika, Tulungagung, yang terkonfirmasi reaktif infeksi berdasar hasil rapid test Covid-19. Ketujuh buruh linting itu langsung dilakukan tindakan karantina ke Rusunawa IAIN Tulungagung, bergabung dengan 17 buruh linting yang lebih dulu dikarantina.

Sayang upaya pemerintah untuk melakukan pemeriksaan rapid test kepada para pekerja rokok ini tak berjalan mulus. Dari 170 buruh linting yang dijadwalkan melakukan pemeriksaan rapid test pada Senin, 5 Mei 2020, hanya 37 orang yang hadir. “Ada sekitar 133 pekerja dari Kediri yang tidak hadir karena tidak ada kendaraan yang mengangkut mereka hari ini,” kata Sekretaris Posko Kesehatan COVID-19 Tulungagung Didik Eka.

Penulis: Hari Tri Wasono

Print Friendly, PDF & Email

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.