READING

BKD Kabupaten Kediri Siapkan Sarana Ujian CPNS

BKD Kabupaten Kediri Siapkan Sarana Ujian CPNS

KEDIRI – Badan Kepegawaian Daerah Pemerintah Kabupaten Kediri mempersiapkan pelaksanaan tes penerimaan calon pegawai negeri sipil sebaik mungkin. Salah satunya perlengkapan instalasi komputer dan ruang isolasi di basement Simpang Lima Gumul Kediri.

Tak ingin terjadi kendala teknis dalam pelaksanaan ujian penerimaan calon pegawai negeri sipil tahun 2020, Pemkab Kediri memastikan semua sarana dan prasarana berfungsi baik. “Jangan sampai terjadi gangguan teknis saat ujian nanti,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah Pemkab Kediri Solikin, 7 Februari 2020.

Untuk menjaga kualitas sarana dan prasarana ini, BKD menunjuk pihak ketiga yang memiliki kemampuan dan spesifikasi tersebut. Sehingga dipastikan seluruh peserta tes akan mendapatkan fasilitas ujian memadai.

Tak hanya itu, panitia pelaksanaan ujian juga menyediakan fasilitas layanan kesehatan yang berjaga di pintu masuk khusus peserta disabilitas. Tim khusus ini juga akan membantu peserta yang menggunakan kursi roda untuk menjangkau tempat duduk mereka. Sebab lokasi tes harus melewati anak tangga menuju ruang basement.

Agar pelaksanaan ujian berjalan lancar, Solikin meminta kepada para peserta untuk menaati ketentuan yang berlaku. Diantaranya adalah tidak membawa barang-barang yang kurang perlu. Sebab semua barang akan diletakkan di tempat penitipan. “Jangan lupa KTP dan kartu peserta,” terang Solikin.

Selain itu, peserta harus tiba di lokasi 90 menit sebelum pelaksanaan tes. Sebab mereka harus melalui rangkaian registrasi, pemeriksaan, dan penerimaan nomor PIN untuk akses tes. Peserta yang terlambat dipastikan tidak dapat mengikuti tes.

Sesuai data BKD Kabupaten Kediri, ada empat daerah yang akan melangsungkan tes di auditorium basement Simpang Lima Gumul. Mereka adalah peserta dari Kabupaten Kediri (10-14 Februari), Kota Kediri (15 Februari), Kota Blitar (16-19 Februari), dan Kabupaten Blitar (20-27 Februari).

Dalam sehari terdapat lima sesi pelaksanaan ujian. Semuanya diawali dari pukul 08.00 wib dan selesai pada pukul 17.30 WIB.

Solikin juga memastikan selama pelaksanaan tes tidak akan dilakukan penutupan akses jalan di kawasan Simpang Lima Gumul. Namun petugas keamanan akan berada di sekitar monumen untuk mengantispasi hal-hal yang bisa mengganggu konsentrasi peserta. Pengamanan ini akan melibatkan Polres, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan. (Advertorial)

Print Friendly, PDF & Email

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.