READING

Pemkab Kediri Siapkan Rp 103 Miliar Tanggulangi Co...

Pemkab Kediri Siapkan Rp 103 Miliar Tanggulangi Corona

KEDIRI – Menindaklanjuti arahan Menteri Dalam Negeri dalam upaya pencegahan dan penanganan Covid-19 di wilayah Kabupaten Kediri, Pemerintah Kabupaten Kediri melakukan refocusing dan realokasi anggaran APBD Kabupaten Kediri Tahun 2020.

Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno mengatakan dari refocusing dan realokasi anggaran yang telah dilakukan, disiapkan anggaran sebesar Rp 103 miliar untuk penanganan dan pencegahan penyebaran virus corona tersebut.

Haryanti menambahkan realokasi anggaran difokuskan pada dua hal. Pertama, anggaran tersebut digunakan untuk memperkuat penanganan bidang kesehatan dalam pengendalian penyebaran dan penanganan Covid-19, diantaranya penyediaan APD (Alat Pelindung Diri) bagi tenaga medis, penambahan ruang isolasi yaang selama ini jumlahnya masih terbatas, penyediaan peralatan medis terkait penanganan Covid-19, serta kebutuhan penunjang percepatan penanganan medis lainnya.

Kedua, anggaran dimanfaatkan untuk program-progrom non kesehatan. Seperti program social safety net berupa bansos bagi warga yang perekonomiannya terdampak akibat pandemi corona, penambahan kebutuhan kesehatan tim medis, dan pemberian insentif bagi tenaga kesehatan yang terlibat dalam penanganan wabah corona.

Bupati Haryanti juga mengatakan, upaya pencegahan penyebaran Covid-19 yang dilakukan melalui social distancing dan physical distancing dengan mengimbau masyarakat untuk tidak keluar rumah, serta pembatasan-pembatasan kegiatan sosial, telah mempengaruhi kondisi perekonomian masyarakat. Para pekerja sektor informal sangat terpengaruh, seperti UMKM yang mulai berkembang.

“Dengan kondisi seperti ini pasti kesulitan untuk meneruskan usahanya. Hal ini menjadi pertimbangan Pemerintah Kabupaten Kediri dalam melakukan refocusing dan realokasi anggaran,” kata Bupati Haryanti dalam siaran pers, Kamis 9 April 2020.

Perubahan anggaran untuk penanganan Covid-19 ini dilakukan sesuai arahan Menteri Dalam Negeri dan sudah dilaporkan kepada Kemendagri pada tanggal 8 April 2020 kemarin. Anggaran untuk teknis penanganan Covid-19 dialokasikan di BPBD, RSKK, RSUD SLG dan Dinas Kesehatan sebesar Rp. 47,85 miliar. Sedangkan lainnya di BPKAD untuk menambah alokasi anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT). (Advertorial)

Print Friendly, PDF & Email

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.