READING

Pemkot Kediri Usut Pembuang Limbah B3 di Kelurahan...

Pemkot Kediri Usut Pembuang Limbah B3 di Kelurahan Blabak

KEDIRI– Belakangan ini, ada banyak limbah berbahaya yang ditemukan berserakan di area sekitar permukiman. Selain wilayah Nganjuk dan Kabupaten Kediri, kini mulai merambah di wilayah pinggiran Kota Kediri. Tepatnya di Kelurahan Blabak, Kecamatan Pesantren yang berada di perbatasan sisi timur Kota Tahu.

Dari pantauan petugas gabungan Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri, diketahui setidaknya ada 10 titik lokasi pembuangan limbah. Puluhan karung putih yang berisi limbah yang diduga slag aluminium ditemukan di lahan kosong di sekitar lahan pertanian. Jarangnya rumah penduduk di sana membuat warga tidak mengetahui kapan limbah tersebut datang.

“Perkiraan warga kemungkinan proses pembuangan dilakukan malam hari,” terang Nurkhamid, kabid ketentraman dan ketertiban umum Satpol PP Kota Kediri.

Warga sendiri baru menyadari adanya limbah kategori B3 tersebut ketika mencium bau menyengat di lingkungan rumahnya. Ketika ditelusui ternyata sumber bau berasal dari tumpukan karung yang tersebar di beberapa titik di Lingkungan Pagut dan Lingkungan Bulurejo, Kelurahan Blabak.

Dari keterangan warga sekitar, limbah tersebut bereaksi ketika terkena air. Selain menimbulkan uap yang berbau menyengat, udara yang terpolusi menyebabkan sesak nafas dan iritas mata. Hal ini sesuai dengan karakter limbah B3 yang bersifat beracun, berbau, korosif, dan mudah meledak. Dalam jangka panjang, limbah bisa mencemari air tanah dan jika terkena kulit bisa menimbulkan infeksi.

Menurut Nurkhamid, sebagian warga yang sensitif terhadap bau-bauan memilih menyingkir untuk sementara waktu. Terutama anak-anak dan wanita hamil dipindahkan ke rumah sanak saudara yang jauh dari lokasi pembuangan limbah. “Warga sangat mengeluhkan keberadaan limbah tersebut karena menganggu kenyamanan,” bebernya.

Atas keresahan tersebut, Walikota Abdullah Abu Bakar bersama dengan kepala dinas terkait langsung melakukan pemantauan di lokasi (11/12). Pria yang akrab disapa Mas Abu ini tampak berkoordinasi dengan Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan (DLHKP), Kepala Dinas Kesehatan dan Camat Pesantren.

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar bersama dengan Dinas terkait dan aparat meninjau tempat dibuangnya limbah B3 di Kelurahan Blabak Kecamatan Pesantren. Foto: Dok. Satpol PP Kota Kediri,

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Pemkot melakukan antisipasi awal yang sifatnya sementara. Yakni dengan menguruk limbah menggunakan tanah dan menaunginya dengan terpal. Upaya ini dilakukan agar limbah tidak mengontaminasi lingkungan sekitar.

“Kita lakukan upaya jangka pendek dulu untuk dilakukan upaya lanjutan,” terang Apip Permana, Kabaghumas Pemkot Kediri kepada Jatimplus.ID.

Untuk diketahui, belum banyak masyarakat yang menyadari jika slag aluminium adalah limbah berbahaya. Di sejumlah wilayah justru banyak warga yang meminta limbah tersebut didrop di daerahnya. Limbah ini dipercaya efektif menjadi bahan pengeras jalan maupun tanggul.

Pemkot Kediri bekerjasama dengan pihak kepolisian akan mengusut asal-usul limbah di Kelurahan Blabak. Korps berseragam cokelat ini diminta untuk mengusut pihak-pihak yang melakukan pembuangan limbah sembarangan tersebut agar nantinya bisa dimintai pertanggungjawaban.

“Setelah ditutup sementara, area pembuangan limbah nanti akan diberi garis polisi agar steril dari kegiatan warga sekitar,” tambahnya.

Meski dugaan awal limbah tersebut adalah slag aluminium, Pemkot Kediri tetap mengambil sampel limbah untuk diuji lab. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kandungan di dalam limbah. Jika memang mengandung racun yang sangat berbahaya, pihaknya akan segera melakukan rencana lanjutan.

“Saat ini belum ada keputusan relokasi limbah karena masih menunggu dulu hasil penyelidikan polisi dan uji lab,” pungkasnya.

Reporter : Dina Rosyidha
Editor : Prasto Wardoyo

Print Friendly, PDF & Email

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.