READING

Pengurus Persik Minta PSSI Koreksi Jadwal Kompetis...

Pengurus Persik Minta PSSI Koreksi Jadwal Kompetisi

KEDIRI – Bentroknya jadwal kompetisi Piala AFF U-22 dengan Liga Indonesia dikeluhkan manajemen klub sepak bola. Sebab banyak pemain terbaik mereka yang diminta memperkuat tim nasional di tengah laga berjalan.

Salah satu klub yang terdampak atas penarikan pemain timnas adalah Persik Kediri. Bagaimana tidak. Di tengah menghadapi kompetisi Liga II, dua pemain terbaik mereka harus absen. Mereka adalah Dodi Alekfon Djin dan Septian Satria Bagaskara. “Peran mereka sangat vital di tim kami,” kata Manager Persik Kediri Beni Kurniawan kepada Jatimplus.ID, Rabu 31 Juli 2019.

Meski di satu sisi ikut berbangga karena pemainnya direkut tim Garuda Muda mewakili tanah air, namun kendala teknis bagi Persik untuk melakoni kompetisi Liga Indonesia 2019 tak bisa diabaikan. Apalagi saat ini tim asuhan Budihardjo Talib tersebut tengah dalam posisi mengembalikan kepercayaan publik sebagai tim juara.

Tak hanya sekali ini, perekrutan tim nasional di tengah laga kompetisi juga terjadi tahun 2017 lalu, dimana pelatih Persik Dwi Priyo tiba-tiba diambil timnas. Padahal kala itu Dwi Priyo baru saja menyelesaikan kerangka tim. “Kick off belum dimulai sudah dipanggil timnas,” keluh Beni.

CEO Persik Subiyantoro berharap kepada PSSI untuk mengatur jadwal kompetisi lebih strategis. Jika pelaksanaan kompetisi tetap bentrok seperti ini, maka potensi klub untuk kehilangan pemain akan selalu terjadi.

“Ini sangat merugikan kami sebenarnya, meski sudah menjadi kewajiban Persik untuk berkontribusi pada timnas,” kata Subiyantoro.

Apalagi selama mengikuti program timnas tersebut, pengurus klub tetap berkewajiban membayar penuh gaji dan hak pemain meski sedang lepas tugas.

Beruntung dalam pertandingan terakhir Persik Kediri berhasil menutup laga kandang putaran pertama penyisihan Grup Timur Liga II 2019 dengan baik. Skuat berjuluk Macan Putih ini mampu menundukkan Persatu Tuban dengan skor 2-0 di Stadion Brawijaya Kediri, Senin 29 Juli 2019.

Dengan hasil ini, Persik menempati pimpinan klasemen sementara Grup Timur dengan koleksi 15 poin. Hasil ini membuat sang pelatih Budihardjo Thalib menepuk dada. Dia mengaku bangga pada permainan anak asuhnya yang dinilai telah menemukan ritme permainan terbaik. “Saya salut pemain sudah kerja keras,” kata Budihardjo Thalib usai pertandingan melawan Persatu Tuban dalam konferensi pers.

Jika kondisi ini bisa dipertahankan, Budihardjo optimis anak asuhnya akan bisa memetik hasil positif dalam lawatan ke kandang Madura FC dan Sulut United FC di awal bulan Agustus 2019 mendatang.

Print Friendly, PDF & Email

Hari Tri Wasono

Freelance journalist | Press freedom is ur freedom

RELATED POST

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.