READING

Persebaya vs Barito Putera, Pertarungan Habis-habi...

Persebaya vs Barito Putera, Pertarungan Habis-habisan

SURABAYA – Kontra Persebaya Surabaya dan Barito Putera di laga tunda pekan keempat Liga I 2009 sore nanti bakal seru. Skuad bajul ijo akan berjuang mati-matian agar insiden Pitch invasion (serbuan suporter ke lapangan) tak terulang.

Persebaya mengusung target tinggi atas Barito Putera untuk melanjutkan tren kemenangan yang telah diraih dalam tiga pekan beruntun. Ini berarti Laskar Antasari –julukan Barito Putera- menjadi target keempat Persebaya dalam mewujudkan quattrick kemenangan. Setelah sebelumnya, Borneo FC, Persela Lamongan dan Persib Bandung menjadi ’korban’.

”Kami akan berusaha dan berjuang sekuat mungkin untuk meraih tiga poin,” ungkap pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman dalam jumpa pers di rumah dinas Wakil Wali Kota Surabaya.

Djanur, begitu Djadjang biasa dipanggil, tidak ingin Persebaya kembali terpeleset di kandang, karena dia sadar akan risikonya. Kemarahan suporter hingga pitch invasion bisa jadi terulang di Stadion Gelora Bung Tomo jika sampai kalah. ”Ketika kami terpeleset, tidak meraih tiga poin di kandang, sangat berisiko,” kata arsitek asal Majalengka ini.

Pitch invasion atau serbuan suporter ke dalam lapangan pernah dilakukan Bonek Mania ketika tim Kota Pahlawan ditahan Madura United pada leg pertama perempat final Piala Indonesia, Rabu 19 Juni 2019 lalu.

Kemarahan suporter memuncak lantaran Persebaya gagal menang dalam tiga laga kandang secara beruntun. Dua di antaranya merupakan pertandingan kompetisi resmi menghadapi Kalteng Putera dan PSIS Semarang.

Di satu sisi, keinginan Persebaya memperpanjang rekor kemenangan beruntun, butuh perjuangan tak mudah. Selain sederet pemain berkualitas di kubu lawan, Persebaya dibayangi hasil negatif musim lalu saat menjamu Barito Putera dengan kekalahan di kandang.

Untuk itu, Djanur meminta anak asuhnya tak mengingat kembali kekalahan itu, dan fokus pada pertandingan nanti. ”Kami kalkulasi semuanya, termasuk informasi kenapa kami kalah tahun lalu. Kami sudah menyiapkan strategi yang pas,” pungkas Djanur.

Menolak Menyerah

Genderang perang yang dikibarkan Persebaya Surabaya tak membuat Samsul Arif Munif gentar. Skuad Baruto Putera tak akan melepas begitu saja kemenangan ke tuan rumah. Bekal poin di dua laga sebelumnya yang dicetak di kandang lawan menjadi modal kepercayaan diri mereka.

Hanya saja, tim pelatih tidak membebani pemain mereka dengan target muluk. Samsul Arif Munip dan kolega hanya diminta bermain lepas agar taktik dan strategi bisa diterapkan dengan baik di lapangan. ”Yang penting mereka bermain seperti yang apa yang mereka punya, dengan keyakinan, motivasi, dan kemauan yang tinggi,” jelas Yunan Helmi, pelatih PS Barito Putrera.

Tidak terlalu besarnya target yang dipatok Helmi kepada pemainnya lebih didasarkan para rasionalitas kondisi lapangan. Menurut dia, upaya untuk melanjutkan hasil positif dalam away ke Surabaya ini tidak cukup mudah. Sebab Persebaya tengah dalam kondisi on fire setelah pekan sebelumnya menekuk Persib Bandung dengan skor telak. Ditambah bomber asingnya Amido Balde dalam puncak performa setelah mencetak hattrick ke gawang Persib.

Terlepas dari apapun hasilnya, Yunan berharap pertandingan melawan Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo sore nanti bisa menjadi tontonan yang menarik. Lebih-lebih jika Barito Putera bisa meraih hasil yang lebih baik dari sebelumnya.

Reporter : Sahrul Mustofa
Editor : Hari Tri Wasono

print

RELATED POST

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.