READING

Persik Kediri Didenda Komdis PSSI, Persikmania Gal...

Persik Kediri Didenda Komdis PSSI, Persikmania Galang Koin Donasi

KEDIRI- Kerusuhan suporter usai pertandingan antara Persik Kediri melawan PSIM Yogyakarta (2/09/2019), Komisi Disiplin PSSI menjatuhan sanksi berupa denda Rp 50 juta kepada manajemen Persik.  Denda tersebut berdasarkan surat keputusan yang ditandatangani tanggal 5 September 2019, Komdis PSSI menyatakan Persik bersalah atas terjadinya kerusuhan tersebut. Sesuai ketentuan pasal 70 lampiran 1 Kode Disiplin PSSI, Persik diganjar denda sebesar Rp 50 juta.

“Manajemen Persik menerima sanksi dan tidak melakukan banding, meskipun sebetulnya sanksi itu memberatkan,” kata Subiyantoro, CEO Persik kepada Jatimplus.ID, 12/09/2019.

Mengetahui sanksi pada tim kesayangan, Persikmania tak tinggal diam. Mereka melakukan upaya yang bisa dilakukan oleh para suporter yaitu menggalang donasi. Dihubungi Jatimplus.id melalui pesan Whats Up, Edi Kurniawan, Persikmania yang tinggal di Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri menceritakan ide pengumpulan donasi tersebut.

Baca juga: Bentrok suporter persik kediri dipicu lagu buat apa jogja

“Kita memunyai pendapat yang beda dengan keputusan PSSI yang menjatuhkan denda ke Persik, yang kita anggap ketidakadilan. Donasi bertujuan untuk mengetuk hati Komdis agar lebih obyektif  dalam mengambil sebuah keputusan. Karena beberapa kali Persik Kediri dirugikan dengan keputusan yang berujung denda,” tulis Edi, 14/09/2019

Menurut Edi, awalnya Persikmania berencanakan mengumpulkan koin dan akan diantar ke kantor PSSI, tapi itu tidak bisa dilakukan karena denda dipotong dari dana kontribusi dari PSSI. Persikmania mulai mengedarkan kotak kardus kepada para suporter Persik mulai tanggal 6 September 2019 ketika Persik Kediri bertanding dengan Persis Solo.

“Waktu itu aksi spontanitas terkumpul sekitar Rp 2,5 juta. Aksi penggalangan koin terus berlanjut melalui komunitas suporter,” tambah Subiyantoro. Sampai akhirnya terkumpul Rp 4 juta yang diserahkan kepada manajemen Persik dalam hal ini diwakili CEO Persik, Subiyantoro pada hari Jumat, 13 September 2019. Uang yang diserahkan dalam bentuk koin dan pecahan dua ribu rupiah.

Pihak manajemen mengapresiasi aksi suporter untuk menunjukkan kecintaan dan kepedulian mereka pada klub. Bukan persoalan nominal, tapi aksi mereka merupakan energi buat manajemen utk mengelola klub secara serius dan lurus untuk mencapai prestasi terbaik.

Lebih lanjut, Edi mengatakan bahwa komitmen Persikmania untuk menjaga pertandingan selalu kondusif sebetulnya sudah ada sebelum Liga 2 bergulir. Setiap ada seporter tamu, Persikmania menyambut dengan baik. Tak hanya memberi makanan dan minuman, tapi juga mengatar suporter tamu kalau mau jalan ke wisata di Kediri.

“Termasuk suporter PSIM kita sambut dengan mesra dan kita kasih konsumsi,” katanya.

Reporter: Titik Kartitiani

Print Friendly, PDF & Email

Titik Kartitiani

sunset lover, traveler, writer, and fulltime dreamer :)

RELATED POST

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.