READING

Persikmania Sambut Hangat Merapatnya Budi Sudarson...

Persikmania Sambut Hangat Merapatnya Budi Sudarsono Sebagai Pelatih

KEDIRI – Persikmania mana yang tidak mengenal Budi Sudarsono. Nama besarnya tetap dielu-elukan meski Budi sempat pindah dan membela beberapa klub lain ketika menjalani karir. Keganasan Budi ketika berseragam ungu membuat sosok ini dikenang sebagai salah satu bagian dari sejarah masa kejayaan Macan Putih di kancah persepakbolaan dalam negeri.

Kini legenda itu datang kembali. Bukan lagi menjadi pemain, Budi memperkuat skuat sebagai pelatih kepala. Joko Susilo yang sebelumnya menempati posisi tersebut, diangkat menjadi direktur teknik (dirtek) klub. Kabar inipun disambut gembira Persikmania. Hampir semua melontarkan komentar positif  terhadap kedatangan si Ular Piton (julukan Budi Sudarsono, red).

“Wih mantap tenan @persikfcofficial joss pelatihe. Target papan atas dan yakin juara Liga Indonesia,” tulis @hadiyantohendarno di akun instagram official Persik Kediri.

Persikmania percaya bahwa pria asli Kediri ini bisa membawa Macan Putih kembali beringas ketika bermain di lapangan. Apalagi ketika berduet dengan Joko Susilo yang dulunya juga menempati posisi yang sama yakni sebagai striker. Keduanya dipercaya bisa berkolaborasi memunculkan strategi-strategi bermain yang taktis, efektif, dan menyegarkan para penikmat bola.

In Budi we trust,” tulis @fandy.93.

Sementara itu, pihak manajemen melakukan perubahan posisi staf kepelatihan ini bukan tanpa alasan. Setelah sempat terseok-seok saat menjalani beberapa babak sebelum wabah, manajemen ingin meningkatkan performa Persik ketika melanjutkan pertandingan di Liga 1 agar target posisi 10 besar di akhir kompetisi bisa tercapai.

Presiden Klub Persik Kediri Abdul Hakim Bafagih mengatakan, perubahan posisi itu sudah dibicarakan dengan dua pelatih tersebut. Salah satu pertimbangan penunjukan Budi adalah pengalamannya yang luar biasa sebagai pemain. Selain langganan timnas, pria kelahiran Ngino, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri itu juga pernah merasakan pengalaman bermain di luar negeri.

Apalagi saat berseragam Persik, Budi memang menjadi legenda. Pria yang berposisi sebagai striker ini dikenal haus gold an berhasil mencetak angka hingga membawa tim Macan Putih menjadi juara Liga Indonesia musim 2006. “Kami membutuhkan sosok seperti coach Budi di sini. Dia akan memberikan contoh baik kepada pemain-pemain Persik,” katanya.

Dari sisi kepelatihan, Budi juga dianggap sudah memenuhi kualifikasi melatih klub Liga 1. Saat ini, Budi sudah berlisensi A AFC. Dia juga berpengalaman melatih beberapa klub Liga Indonesia. “Kami ingin ilmu kepelatihannya bisa diterapkan di Persik. Dan nantinya coach Budi akan berkolaborasi dengan coach Joko,” terang Hakim.

Untuk posisi dirtek, Macan Putih dirasa memang sedang membutuhkannya. Tugas Gethuk nantinya akan membantu Persik dalam memimpin program pengembangan teknik yang meliputi pengembangan teknik bermain, kontrol, pemantauan dan penilaian. Baik di tim Persik senior maupun akademi.

“Coach Joko akan memberikan banyak masukan soal pengembangan teknik sepak bola di Persik,” tandasnya.

Hakim berharap, perubahan posisi tersebut akan membawa Persik lebih baik ke depan. Bukan saja di tim senior, tetapi juga pengembangan tim akademi dalam beberapa tahun mendatang. (MO/Dina Rosyidha)

Print Friendly, PDF & Email

RELATED POST

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.