READING

Prabu Jayabaya Sudah Meramal Hadirnya Ponsel Pinta...

Prabu Jayabaya Sudah Meramal Hadirnya Ponsel Pintar

KEDIRI– Prabu Jayabaya dikisahkan menjadi raja ke-3 Kerajaan Kadiri di tahun 1135-1157 masehi. Di bawah kepemimpinannya, kerajaan yang beribukota di Dhaha ini berhasil mengalahkan Kerajaan Jenggala hingga dikenal semboyan Panjalu Jayati yang artinya menang.

Tidak hanya kepiawaiannya dalam menjalankan roda pemerintahan, Prabu Jayabaya juga sangat dikenal akan kemampuannya membaca masa depan. Kemampuan ini dikenal sebagai Jangka Jayabaya dan dibukukan dalam naskah-naskah kuno pasca pemerintahannya berakhir.

Suratin, juru kunci sekaligus budayawan yang mendalami kisah Jayabaya menjelaskan bahwa kemampuan tersebut sebenarnya bukan karena Jayabaya adalah seorang ahli ramal. Menurutnya, kemampuan raja yang juga seorang pujangga ini didapatkan karena kedekatannya dengan Tuhan karena dia dikenal sangat ketat dalam tirakat.

Dia adalah raja yang dikenal sangat kuat menahan lapar, dan tidak berlebih-lebihan dalam hidup. “Jadi dia ini bukan tukang ramal karena ramalan bisa saja meleset. Sri Aji Jayabaya ini bisa membaca masa depan meski belum terjadi karena kedekatannya dengan Sang Pencipta,” terangnya kepada Jatimplus.ID.

Ada banyak sekali pernyataan Prabu Jayabaya yang diyakini benar-benar terjadi meski jauh ribuan tahun setelah diucapkan. Beberapa diantaranya yang cukup dikenal adalah “Mbesuk yen wes ana kreta tanpa jaran, Tanah Jawa kalungan wesi, prahu mlaku ing dhuwur awang-awang, kali ilang kedhunge, pasar ilang kumandhange, iku tandhane yen tekane Zaman Jayabaya wes cedhak”.

Pernyataan tersebut diartikan sebagai jika sudah ada kereta api, rel kereta api, pesawat terbang, sungai mengering, dan pasar-pasar menjadi sepi, itu pertanda bahwa Zaman Jayabaya sudah dekat. Tidak diketahui maksud dari Zaman Jayabaya ini zaman yang seperti apa.

Ada pula pernyataan yang cukup menggelitik Suratin. “Bumi saya suwe saya mengkeret nganti sak kepel” yang artinya bumi semakin lama semakin mengerut hingga segenggaman tangan. Menurut pria 67 tahun ini, pernyataan tersebut mengarah pada ponsel pintar karena sekarang orang bisa melihat dunia hanya melalui ponsel.

Kira-kira yo ngunu. Itu hanya hasil perenungan, tidak tahu benar atau tidak,” tambah mantan guru Bahasa dan Sastra Jawa ini.

Dan yang paling dikenal dan selalu dikait-kaitkan dengan pemilihan umum presiden, pernyataan Jayabaya yang menyebutkan bahwa para pemimpin negara adalah mereka yang memiliki nama dengan unsur huruf no-to-ne-go-ro. Ramalan ini selalu menjadi bahan perbincangan dan dianggap valid. Makanya ada banyak prediksi dan spekulasi yang muncul ketika musim pemilihan sedang berlangsung.

Ramalan lain yang terkait dengan kepemimpinan adalah diperkirakan akan datangnya ratu adil nanti. Begitu pula dengan kemunculan satrio piningit yang nantinya akan menjadi penyelamat bahkan menjadi penguasa dunia.

“Pernyataan itu sebenarnya mengarah ke suatu masa bukan ke siapa. Kita sama-sama tidak tahu kepastiannya, sama-sama menerka,” tandasnya.

Tidak hanya tentang ramalan di bidang politik kepemimpinan saja. Ada ratusan pernyataan berkaitan dengan bidang sosial yang sebagian besar terjadi di masa kini. Salah satunya adalah “Wong wadon ilang kawirangane, wong lanang ilang kapriwirane” yang artinya perempuan hilang malunya, yang laki-laki hilang jiwa kepemimpinannya.

Ada pula “Pancen wolak walik ing jaman, amenangi jaman edan. Ora edan ora kumanan. Sing waras pada nggagas, wong tani podo ditaleni,” yang artinya memang terbolak-baliknya zaman adalah zaman gila. Tidak gila, tidak kebagian. Yang sehat (akal-perilakunya) gagap, para petani dikekang.

“Masih ada banyak lagi. Hampir setiap pernyataannya seperti sebuah ramalan. Hanya kita-kita saja yang awam, tidak punya kemampuan menafsirkannya kecuali ketika benar-benar sudah terjadi seperti saat ini,” pungkasnya.

Reporter: Dina Rosyidha
Editor: Prasto Wardoyo

Print Friendly, PDF & Email

RELATED POST

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.