READING

Resep Ayam Geprek Spesial “Sobat Dapur”

Resep Ayam Geprek Spesial “Sobat Dapur”

Siapa yang bisa menolak menu ayam geprek. Meski dilengkapi dengan sambal bawang yang pedasnya di atas rata-rata, tidak membuat penikmatnya urung menyantapnya. Bahkan banyak orang yang justru memburu sambalnya daripada ayam geprek itu sendiri. Tidak jarang ayam geprek hunter meminta tambahan porsi sambal demi menyantap ayam geprek dengan kenikmatan yang paripurna.

Wahyudi, mantan pedagang kaki lima yang kini menjadi youtuber ini pun mencoba untuk berbagi resep. Tidak tanggung-tanggung, pria 44 tahun ini mengklaim ayam geprek buatannya memiliki citarasa ala franchise ayam asal Amerika. Hanya saja ada banyak bumbu yang digunakan dan prosesnya sedikit rumit dibandingkan ayam geprek pada umumnya.

Melalui video yang diunggah di channel “Sobat Dapur” miliknya, Wahyudi menjelaskan apa saja yang harus disiapkan. Untuk larutan rendaman (marinasi) daging ayam seberat 300 gram, Wahyudi menggunakan setengah sendok teh lada bubuk; dua siung bawang putih yang sudah dihaluskan; satu sendok teh kecap asin; dan satu sendok makan saos tiram.

“Kecap asin ini selain memberi rasa asin juga memberi efek gurih pada daging ayam. Jadi harus ada,” terangnya dalam logat Betawi yang sangat kental.

Untuk daging ayamnya, Wahyudi menggunakan daging ayam fillet atau yang sudah disayat tipis-tipis. Menurutnya, potongan daging yang tipis membuat daging lebih mudah menyerap bumbu rendaman sehingga daging terasa gurih di setiap gigitannya. Sebagai langkah awal, Wahyudi mencampur semua bahan marinasi lalu merendam daging ayam di dalamnya selama satu jam.

Sambil menunggu, Wahyudi menyiapkan tepung untuk membalur. Dia menggunakan tepung terigu seberat 800 gram;  2 sendok teh garam; 1 sendok teh lada bubuk; 1,5 sendok teh kaldu bubuk; 2 sendok teh bawang putih bubuk; dan 1sendok soda kue. “Semua bumbu dalam bentuk bubuk. Aduk hingga rata,” tambahnya.

Sedangkan untuk bahan celupan, Wahyudi menyiapkan 1 sendok makan susu bubuk putih yang dilarutkan dalam 3 liter air. Proses penepungan daging ayam pun dimulai. Pertama masukkan daging yang telah direndam ke dalam campuran tepung. Usahakan menggunakan wadah yang lebar dan besar agar proses penepungan bisa leluasa dan merata.

Setelah itu, daging ayam dimasukkan ke dalam celupan air susu. Gunakan saringan ketika mencelupkan daging agar ketika diangkat, tidak ada air celupan yang ikut terbawa. Lakukan kembali proses penepungan dan pencelupan ini beberapa kali. Untuk satu potong daging, Wahyudi menepungi sebanyak tiga kali dan pencelupan dua kali.

“Kunci daging ayam bisa krispi ya diproses ini. Usahakan tepung melekat sempurna ke setiap permukaan daging. Lakukan dengan hati-hati tapi tidak perlu takut-takut. Santai saja,” ujarnya dalam video yang telah ditonton lebih dari satu juta kali tersebut.

Setelah menjalani proses tepung-celup-tepung-celup-tepung, goreng ayam dalam minyak panas. Wahyudi juga mewanti-wanti untuk menggunakan minyak dengan suhu 150 derajat celcius. Suhu ini dianggap sangat baik untuk memasak daging ayam agar kerenyahan daging bisa bertahan lebih dari enam jam.

“Goreng sekitar 12 menit. Jangan lebih, takutnya warnanya terlalu coklat,” bebernya.

Sebagai tahap akhir, Wahyudi menyiapkan sambel bawang andalannya. Bumbu yang diperlukan adalah 12 siung cabe merah; enam siung cabe rawit merah; tiga siung bawang putih; setengah sendok teh garam; dan setengah sendok teh kaldu bubuk. Uleg bumbu tersebut dan di akhir, tambahkan dua sendok makan minyak panas sisa menggoreng ayam.

“Harus minyak panas agar tambah mantap,” tandasnya.

Ayam pun siap disajikan dalam kondisi telah digeprek dan dibaluri sambal bawang.

Penulis : Dina Rosyidha

Print Friendly, PDF & Email

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.