READING

Ribuan Orang Napak Tilas Jejak Jenderal Soedirman

Ribuan Orang Napak Tilas Jejak Jenderal Soedirman

KEDIRI – Ribuan orang mengikuti napak tilas Jenderal Soedirman di lereng Gunung Wilis. Melewati medan terjal, para peserta juga diwajibkan mengenakan kostum pejuang dan mengusung tandu.

Gerak jalan yang menempuh jarak 37 kilometer ini tergolong berat. Berangkat dari kompleks Taman Makam Pahlawan Kota Kediri, para peserta harus berjalan kaki menyusuri jejak perjalanan Jenderal Soedirman di lereng Gunung Wilis.

Tak hanya menyusuri jalan beraspal, jalanan gunung yang licin dan rimbun turut menambah beban para peserta. Mereka tak diperkenankan menumpang kendaraan yang melintas jika tak ingin dicoret dari peserta lomba. “Banyak juri yang kita sebar untuk memberikan penilaian,” kata Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kota Kediri Nurmuhyar kepada Jatimplus, Sabtu 1 Desember 2018.

Etape lomba gerak jalan napak tilas Jenderal Soedirman ini akan berakhir di Desa Bajulan Kabupaten Nganjuk. Setiap peserta juga wajib menempuh rute yang telah ditentukan alias tak diperkenankan mengambil jalan pintas.

Dari kompleks Taman Makam Pahlawan Joyoboyo Kediri, ribuan peserta menyusuri Jl. Erlangga – Jl. Hayam Wuruk – Jl. Brawijaya – Jembatan Lama – Jl. Soedanco Supriyadi – Jl. Veteran – Jl. Dr. Saharjo – Jl. Rinjani – Dsn. Nglebak Tumpang – Kali Tretes – Kuburan Bayi – Pandan Arum – Watugilang – Karangnongko – Parang – Jati – Goliman – Kali Pandan – Ngrampyang – Patuk Kelis – Ngebrak – Paldaplang – Jurang Gendol – Bendungan – Magersari – Bajulan.

Panitia berharap cuaca hingga sore nanti cukup bersahabat. Jika hujan turun cukup deras, akan sangat menyulitkan peserta saat menyusuri rute pegunungan. Apalagi pelaksanaan napak tilas yang selalu diselenggarakan akhir tahun sangat berpotensi hujan.

Nurmuhyar menjelaskan kegiatan tahunan Pemerintah Kota Kediri ini sebagai pengingat perjuangan Jenderal Soedirman saat melakukan perang gerilya di wilayah Kediri. Kota ini memiliki kedekatan sejarah dengan perjuangan Jenderal Soedirman karena menyimpan sebuah rumah bersejarah di Jalan Patiunus.

Rumah yang berada di belakang pusat perbelanjaan Transmart ini pernah menjadi tempat singgah Jenderal Soedirman dalam perjalanan gerilyanya. Sayang, rumah berasitektur Belanda ini telah menjadi milik perseorangan setelah Pemerintah Kota Kediri gagal mengambil alih dengan alasan keuangan.

Untuk mengenang perjuangan tersebut, setiap tahun Pemerintah Kota Kediri menyelenggarakan gerak jalan napak tilas dengan menyedian hadiah berupa uang tunai. Para peserta dibuka dari segala kalangan yang terdiri atas organisasi kepemudaan, karang taruna, pelajar, mahasiswa, Pramuka, santri, masyarakat umum, hingga anggota TNI/Polri.

Untuk menjaga keselamatan peserta, sejumlah tenaga kesehatan disiagakan di sejumlah titik perjalanan, (*)

Print Friendly, PDF & Email

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.