READING

Riset Terbaru, Nginang Juga Picu Kanker Mulut

Riset Terbaru, Nginang Juga Picu Kanker Mulut

GEJALA penyakit kanker mulut diawali dari munculnya perubahan warna, tekstur dan luka yang tidak kunjung sembuh, bahkan sampai lebih dari sebulan. Tiadanya rasa sakit yang mengikuti membuat sebagian orang tidak menyadari kalau sudah mengidap kanker rongga mulut.

Menurut Ketua Ikatan Spesialis Penyakit Mulut Indonesia, drg. Rahmi Amtha, Mds, Sp.PM, PhD, merokok dan nginang atau mengunyah sirih menjadi pemicu.

Bahkan penelitian terbaru di Nusa Tenggara Timur (NTT) menyebut, merokok dan nginang menjadi penyebab utama tertinggi penyakit kanker mulut.

Penyebab lainnya adalah kebiasaan menenggak alkohol, virus, pola makan dan latar belakang genetik. Selain di NTT, penelitian terbaru terkait kanker mulut itu juga dilakukan di Jakarta.

“Banyak orang yang tidak mengetahui karena tidak ada rasa sakit dan tidak mengetahui tanda tandanya, ”tutur Rahmi Amtha seperti dilansir dari sindonews.com.

Hal yang tak kalah penting adalah memelihara kebersihan mulut. Kondisi mulut yang tidak bersih juga menjadi salah satu faktor penyebab timbulnya kanker mulut. Sebab di dalam rongga mulut manusia terdapat berbagai macam mikro organisme.

Menurut Rahmi Amtha, teratur menyikat gigi dengan baik dan benar merupakan gold standar menjaga kebersihan mulut. Namun itu semua belum cukup. Pada kasus tertentu, pencegahan kanker mulut membutuhkan antiseptik, yakni salah satunya mengandung chlorhexidine atau bahan lain.

“Penyakit ini umumnya banyak menyerang pria berusia diatas 40 tahun, “ungkapnya.

Perlu diketahui, pada kasus kebanyakan, kanker mulut atau oral cancer diawali dari lidah dan dasar mulut, yakni menutupi permukaan mulut, lidah dan bibir. Sel kanker pertama muncul pada kelenjar getah bening yang berdekatan dengan leher.

Sel kanker mampu menyebar ke bagian lain, mulai dari leher, paru paru dan bagian lain tubuh. Sejumlah penelitian menyebut, kekurangan mengkonsumsi buah buahan dan sayuran dapat meningkatkan peluang teridap kanker mulut.

Pada gejala tertentu, kanker mulut dikenali dengan gejala mulut bengkak, muncul nyeri pada bagian tumbuhnya sel kanker, suara berubah serak berkepanjangan, sulit mengunyah, menelan dan bahkan ngomong.

Pada kondisi tertentu pengidap kanker mulut harus menjalani bedah operasi. Tujuannya untuk menghapus setiap jaringan yang teridap. Untuk memastikan sel kanker sudah menyebar atau belum, pengidab seyogyannya sering sering melakukan rontgen gigi, rontgen data, CT scan dan MRI. (*)

Print Friendly, PDF & Email

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.