READING

Resep Kuat Walikota Kediri Salaman Dengan Lima Rib...

Resep Kuat Walikota Kediri Salaman Dengan Lima Ribu Orang

Siapa bilang halal bi halal hanya bisa memperkuat silaturahmi dan memperpanjang umur. Bagi Abdullah Abu Bakar, halal bi halal juga memiliki efek menguatkan otot lengan.

KEDIRI – Sudah menjadi tradisi seorang Mukmin untuk bersilaturahmi dan bermaafan usai lebaran. Selain mengucapkan secara lisan, bermaafan juga diikuti dengan gerakan tangan bersalaman. Namun terbayang jika harus bersalaman dengan ribuan orang dalam waktu bersamaan.

Itulah yang dilakukan Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar pagi tadi di halaman balaikota, Rabu 12 Juni 2019. Sambil berdiri didampingi Wakil Walikota dan Sekretaris Daerah, Mas Abu-panggilan Abdullah Abu Bakar-menyalami seluruh pegawai yang bekerja di kantor Pemerintah Kota Kediri. Jumlahnya mencapai lebih dari 5.000 orang.

Mengenakan kemeja putih lengan panjang dan celana hitam, Mas Abu sudah berdiri layaknya inspektur upacara di halaman balaikota. Wajahnya terlihat segar meski aktivitasnya di bulan Syawal begitu padat.

Untuk menghilangkan kesan formal dan menghilangkan jarak dengan pegawainya, Mas Abu sengaja tak memasukkan ujung kemejanya ke dalam celana. Alhasil penampilan tersebut membawa suasana halal bi halal seperti layaknya pesta keluarga.

Dengan telaten walikota muda ini menyambut uluran tangan stafnya. Setiap tangan digenggamnya erat sambil melempar senyuman. Bagaimana bisa kuat? “Harus ikhlas, karena amalan ibadah yang paling sederhana adalah senyum,” katanya suatu ketika.

Mas Abu (tengah) berfoto dengan sejumlah wartawan dalam acara Open House

Tak terbayang betapa capeknya menjabat tangan ribuan orang sekaligus. Bahkan untuk mendapat giliran bersalaman saja, para pegawai harus mengantre hingga puluhan meter di halaman balaikota. Namun Mas Abu tetap menyelesaikan tradisi itu hingga akhir. Tak ada keluhan capek meski rasa pegal menyergap kaki dan lengannya. Wajahnya tetap sumringah.

Keceriaan itu tak hanya dirasakan Mas Abu. Tak sedikit pegawai yang justru menunggu momen istimewa untuk berjabat tangan dengan pemimpin mereka sejak pagi. Beberapa di antaranya bahkan mengabadikan di layar kamera untuk diunggah ke media sosial.  

Yang lebih mengejutkan, bersalaman dengan 5.000 lebih pegawai bukan akhir dari kegiatan halal bi halal Mas Abu hari ini. Usai meninggalkan halaman balaikota, dia beranjak ke rumah dinas di samping kantor untuk menerima kunjungan masyarakat luas. “Open house juga menjadi tradisi Mas Abu untuk menjaga hubungan dengan masyarakat,” kata Kepala Bagian Humas Pemkot Kediri Apip Permana.

Meski kepada warga biasa, Mas Abu tak segan meminta maaf atas kesalahan selama memimpin Kota Kediri. Baginya, tak ada kekecewaan paling berat selain gagal menjalankan amanat masyarakat.

Untuk sehari itu rumah dinas walikota berubah menjadi rumah rakyat. Siapapun boleh datang dan bersalaman hingga berfoto dengan Mas Abu. Setiap tamu juga diperkenankan mencicipi berbagai makanan yang disediakan tuan rumah sambil menikmati hiburan musik. (HARI TRI WASONO)

print

RELATED POST

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.