READING

Sama Kenyangnya, Ini Bahan Makanan Pengganti Nasi

Sama Kenyangnya, Ini Bahan Makanan Pengganti Nasi

Meski pembatasan sosial semakin longgar, temuan kasus COVID-19 belum juga menunjukkan grafik relaksasi. Hal ini jelas membuat masyarakat masih paranoid dan memilih untuk menghabiskan waktu lebih banyak di dalam rumah. Jika dulu kita dengan mudahnya memutuskan untuk makan apa dan di mana, kini kebiasaan tersebut tidak bisa lagi dilakukan dan lebih memilih makan masakan sendiri di rumah.

Masalahnya, sebagian orang lebih mudah bosan dengan makanan yang itu-itu saja. Bahkan sebagian orang tidak bisa membayangkan ketika harus mengonsumsi nasi tiga kali sehari sepanjang hidupnya. Untuk menghindari kebosanan, tidak ada salahnya untuk mulai melirik bahan makanan sumber karbohidrat selain nasi.

Karbohidrat sendiri berguna sebagai sumber energi. Sayangnya banyak orang sangat ketat dalam mengonsumsinya karena bisa berdampak buruk pada kesehatan dan berat badan jika asupannya berlebihan.

Beberapa bahan makanan pengganti nasi bisa menjadi alternatif. Selain mengandung karbohidrat, bahan-bahan ini juga mengandung serat tinggi. Jadi mengganti nasi dengan bahan makanan lain sangat berguna untuk orang yang sedang menjalankan diet. Berikut sumber karbohidrat pengganti nasi dikutip dari fimela.com.

Kentang

Banyak orang yang mengolah kentang menjadi lauk-pauk pendamping nasi. Padahal kentang sendiri mengandung karbohidrat yang cukup tinggi. Jika Anda mengonsumsinya bersama dengan nasi, bisa dibayangkan ada berapa banyak kalori dan gula di dalamnya. Di sisi lain, zat lainnya menjadi tidak terpenuhi karena lauk-pauknya menggunakan kentang.

Berhentilah untuk mengonsumsi keduanya bersamaan. Anda bisa mengolah kentang menjadi berbagai jenis masakan dan dapat dikonsumsi bersama dengan bahan makanan lainnya yang mengandung protein, mineral, dan lemak. Untuk yang sedang diet, hindari menggoreng kentang karena bisa menambah asupan lemak sehingga bisa menggagalkan program diet Anda.

Jagung

Jagung sudah lama dikenal sebagai pengganti nasi. Bahkan orang zaman dahulu tidak segan untuk mengonsumsi nasi jagung meski sebagian masih dicampur dengan nasi putih agar “kenyangnya lebih awet”. Sebenarnya jagung memiliki banyak kandungan zat yang berguna untuk tubuh. Setiap 100 gram biji jagung mengandung berbagai macam vitamin B mulai dari B1, B3, hingga B9.

Jagung juga cocok untuk program diet karena mengandung serat, magnesium, fosfor, hingga vitamin C. Olahan yang paling cocok untuk jagung adalah dengan merebusnya. Hindari menambahkan gula pada jagung karena bisa menambah jumlah kalori di dalamnya. Anda bisa mengonsumsi jagung bersama menu sayur dan ikan.

Singkong

Bahan makanan ini cukup mudah didapatkan di masyarakat dan harganya pun sangat terjangkau. Kandungan gizi pada singkong mirip dengan kentang. Rasanya yang tawar sangat cocok untuk disandingkan bersama menu lauk-pauk yang rasanya beragam mulai dari cocolan sambal hingga ikan asin yang memiliki rasa yang kuat.

Beras merah

Bahan makanan ini juga sudah umum di masyarakat terutama yang sedang menjalankan program diet. Beras merah sendiri memiliki kandungan gizi yang jauh lebih sehat daripada beras putih karena di dalamnya mengandung serat yang lebih tinggi, kaya vitamin B6, zinc, dan zat besi.

Di dalam beras merah juga mengandung antioksidan. Sedangkan karbohidrat di dalamnya lebih kompleks namun indeks glikemiknya rendah. Makanya orang yang mengonsumsi beras merah tidak mudah lapar. Di sisi lain, kandungan gula rendah sehingga sangat tepat untuk menjalankan program diet.

Penulis : Dina Rosyidha

Print Friendly, PDF & Email

RELATED POST

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.