READING

Seasoldier dan Sampoerna Edukasi Wisatawan GWD Ban...

Seasoldier dan Sampoerna Edukasi Wisatawan GWD Banyuwangi Pilah Sampah

BANYUWANGI – Yayasan Prajurit Laut (Seasoldier) bekerjasama dengan PT.HM Sampoerna Tbk menggelar program #BersihkanWarungku serta aksi bersih pantai (beach clean up) di 14 kota di seluruh Indonesia. Acara ini menyasar 30 warung dan diselenggarakan bertahap pada 6 pantai di berbagai wilayah. Salah satunya digelar di Pantai Grand Watu Dodol (GWD) Banyuwangi, Minggu (17/11).

Koordinator Seasoldier Banyuwangi Rian Agma Wijaya mengatakan pemilihan GWD sebagai titik aksi dikarenakan jumlah kunjungan wisatawan GWD yang membludak setiap harinya. Menurutnya, produksi sampah yang dihasilkan tentu sebanding. Selain itu, lokasi wisata GWD yang cukup luas memiliki puluhan warung di sepanjang pantainya. Sehingga program #BersihkanWarungku serta beach clean up dirasa tepat digelar di pantai dengan pemandangan Selat Bali tersebut.

Program #BersihkanWarungku merupakan kolaborasi Seasoldier dengan pelaku industri dalam menanggapi pernyataan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tentang kondisi Indonesia yang sedang darurat sampah plastik. Secara konkrit, Seasoldier dan Sampoerna memberikan edukasi mengenai pemilahan dan daur ulang sampah kepada seluruh lapisan masyarakat. Khususnya di tempat wisata yang ramai akan kunjungan wisatawan seperti Pantai GWD.

Sehari sebelumnya (16/11), Seasoldier Banyuwangi dan Pokdarwis Pesona Bahari GWD telah memilih tiga warung sebagai representasi dari puluhan warung dari ujung utara hingga selatan. Ketiganya telah diberi pemahaman mengenai pentingnya pemilahan sampah organik dan anorganik. Sehingga diharapkan mereka dapat turut mengedukasi pengunjung tentang pentingnya membuang sampah pada tempatnya serta mampu memilahnya. Program tersebut sekaligus memfasilitasi tempat sampah terpilah (organik dan anorganik) kepada masing-masing pemilik warung.

“Tujuan yang paling penting adalah mereka bisa mempengaruhi puluhan warung lain agar melakukan hal yang sama,” terang Rian kepada Jatimplus.id.

Seasoldier menyerahkan tempat sampah ke pedagang. Foto: Jatimplus.ID/Suci Rachmaningtyas.

Selain itu, aksi bersih-bersih juga digelar di pantai sepanjang satu setengah kilometer tersebut. Menurut Rian, meskipun GWD tergolong tempat wisata yang sangat bersih namun ternyata masih banyak sampah yang relawan dapatkan. Tercatat sekitar 60 kilogram sampah plastik terciduk dari bibir pantai hingga area parkir di pantai yang dikunjungi oleh sekitar 500 wisatawan setiap harinya. Malahan, menurut data Pokdarwis Pesona Bahari GWD, tercatat kurang lebih 1000 wisatawan berkunjung ketika akhir pekan.

Penanggulangan permasalahan sampah semestinya tak hanya berhenti pada teknis sosialisasi pembuangannya saja. Lebih jauh, upaya dalam aspek sistem pengelolaan sangat diperlukan. Dalam riset Analisis Arus Limbah tahun 2017 yang dipaparkan lembaga Sustainable Waste Indonesia mengungkapkan bahwa 24 persen sampah di Indonesia masih tidak terkelola.

Selaras dengan Seasoldier, Kepala Hubungan Daerah dan Tanggungjawab Sosial Perusahaan Sampoerna, Ervin Laurence Pakpahan mengatakan bahwa upaya melestarikan lingkungan adalah tanggungjawab setiap orang.

“Upaya kami dalam melestarikan lingkungan diwujudkan melalui program peningkatan kesadaran masyarakat agar bertanggungjawab atas sampah. Komitmen ini merupakan bentuk nyata dukungan kami terhadap pemerintah dalam mencapai lingkungan hidup yang berkelanjutan,” papar Ervin dalam keterangan tertulis.

Beach Clean Up di Pantai GWD Banyuwangi. Foto: Jatimplus.ID/Suci Rachmaningtyas.

Program #BersihkanWarungku sejalan dengan kampanye #SayaAjaBisa dan #PuntungItuSampah yang diperkenalkan Sampoerna sejak 2013 di bawah payung program keberlanjutan Sampoerna Untuk Indonesia. Kampanye tersebut bertujuan untuk mengurangi dampak negatif yang timbul dari sampah pasca-konsumen. Yakni melalui upaya membangun kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya. Termasuk sampah puntung rokok. Selain sosialisasi, Sampoerna juga turut membagikan asbak portable secara khusus kepada perokok dewasa untuk menyimpan sampah puntung jika belum menemukan tempat pembuangan yang sesuai.

Selama bulan November 2019, Seasoldier dan Sampoerna akan melakukan roadshow kegiatan bersih pantai di Pantai Grand Watu Dodol Bangsring Banyuwangi, Kawasan Pantai Marunda Jakarta, Pantai Nambangan Perak Surabaya, Pantai Seminyak Bali, Pantai Ampenan Lombok, dan Pantai Sialang Buah Medan. Kegiatan bersih pantai tersebut terbuka bagi masyarakat umum yang ingin mengambil peran dan belajar memilah sampah.

“Menurut saya kerjasama ini baik sekali. Sebuah komitmen juga karena ada 30 warung di 14 kota yang akan menjadi contoh. Terkadang hal yang kecil dan sederhana, sulit untuk terlihat. Namun, sesuatu yang kecil jika dilakukan bersama-sama pasti akan menghasilkan perubahan,” tandas Nadine Chandrawinata, Founder Seasoldier dalam keterangan tertulis.

Reporter: Suci Rachmaningtyas
Editor: Prasto Wardoyo


Print Friendly, PDF & Email

RELATED POST

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.