READING

Sepi Job, Para Musisi Kota Gelar Ngamen Virtual

Sepi Job, Para Musisi Kota Gelar Ngamen Virtual

KEDIRI – Demi menggerakkan kembali dunia kreatif di bidang hiburan, para pekerja seni Kota Kediri menggelar “ngamen virtual”. Mereka melaksanakannya di GOR Jayabaya Kota Kediri dan bisa disaksikan secara online melalui live streaming instragram dan youtube. Selain menontonnya, masyarakat juga bisa memberikan donasi untuk setiap penampilan mereka.

Kegiatan Ngamen Virtual ini didukung sepenuhnya oleh Pemerintah Kota Kediri. Walikota Abdullah Abu Bakar menyadari jika pandemi ini juga mempengaruhi pendapatan para pekerja seni di Kota Tahu. Makanya walikota muda ini ikut mendukung dan datang dalam pembukaan acaranya (09/07).

Di Ngamen Virtual hari pertama menyuguhkan beberapa penampilan musisi Kota Kediri seperti Floyd Ina, Tata, Diandra dan Ken Arock. Total donasi yang terkumpul di hari pertama sebesar Rp 3,6 juta. Rencananya ngamen virtual ini diselenggarakan hingga 29 Juli 2020 nanti.

Karena berbasis virtual, tidak ada penonton yang datang sehingga tidak ada kerumunan di sana. Para pengisi acara pun menerapkan protokol kesehatan secara ketat yakni menjaga jarak dan mengenakan masker serta face shield. Meski tidak dikelilingi para fans, para musisi tersebut tetap bersemangat dalam memainkan alat musiknya, sesuai dengan tema yang diangkat yakni “Bersama Bergerak Bersemangat Menyongsong Era Baru Kota Kediri”

Mas Abu pun tidak ketinggalan memberikan semangat kepada para seniman ini. Dia mengingatkan bahwa dampak dari wabah COVID-19 ini tidak hanya terjadi di Kediri tetapi terjadi di seluruh dunia. Makanya dia meminta agar para pekerja seni ini tidak berputus asa atas kondisi yang ada. Justru mereka harus semakin kreatif dan secepatnya menyesuaikan diri dengan kondisi yang ada.

“Ngamen virtual ini sudah bagus. Tapi saya akan kasih tantangan tambahan yakni menciptakan lagu yang easy listening tentang Kota Kediri. Nanti saya beli, tapi ini khusus untuk pekerja seni Kota Kediri ya,” ujarnya.

Mas Abu juga mengajak kepada masyarakat untuk tidak segan menikmati buah karya para pekerja seni lokal sebagai support untuk para seniman selama pandemi. Sebenarnya ada banyak seniman asli Kota Tahu yang tidak kalah dengan entertainer asal daerah lain. Hanya saja perlu lebih banyak highlight dan kesempatan untuk tampil agar mereka semakin dikenal.

Tidak lupa Mas Abu berpesan kepada masyarakat bahwa COVID-19 ini merupakan masalah sosial yang harus ditangani bersama. Penanganan dan pengendalian penyebaran virus ini tidak akan berhasil jika dilakukan sendiri-sendiri dan tidak ada kerjasama yang baik antara pemerintah dengan masayrakat. Tidak perlu bertele-tele, cukup taati protokol kesehatan sejak dari diri sendiri dan lingkungan sekitar.

“Ini tugas kita sama-sama untuk saling mengingatkan. Untuk teman-teman pekerja seni, berkreasilah tanpa batas sehingga kreatifitas itu bisa kita jadikan sebuah profesi,” pungkasnya. (pro/Dina Rosyidha)

Print Friendly, PDF & Email

RELATED POST

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.