READING

Sering Gunakan Hand Sanitizer? Jangan Lakukan Kesa...

Sering Gunakan Hand Sanitizer? Jangan Lakukan Kesalahan Ini

Saat ini membersihkan tangan menggunakan hand sanitizer sudah menjadi kebiasaan sehari-hari. Pasalnya barang ini relatif lebih praktis dan mudah dilakukan ketika sedang bepergian atau berada di tempat-tempat umum. Namun apakah cara menggunakan cairan antiseptik yang Anda lakukan sudah benar?

Berikut beberapa kesalahan yang paling sering dilakukan saat menggunakan hand sanitizer dikutip dari Huffpost.com.

Menggunakan hand sanitizer dengan takaran yang tidak pas

Biasanya orang asal menggunakan hand sanitizer dengan jumlah yang tidak pas. Terlalu sedikit atau terlalu banyak. Bisa jadi karena terburu-buru, atau menghemat cairan yang semakin menipis, atau khawatir tangan semakin kering jika menggunakan cairan terlalu banyak. Padahal hal ini tidak dibenarkan.

Pusat pengendalian dan pencegahan penyakit (CDC) menjelaskan bahwa cairan hand sanitizer harus cukup untuk membilas seluruh permukan tangan. Hal ini agar bakteri dan virus yang menempel di tangan bisa dihilangkan secara sempurna oleh cairan pembersih berbasis alkohol ini.  

Bahkan menurut dr. Zeke J. Mckinney yang bekerja di Health Partners Riverway Clinic, Minnesota, sebaiknya masyarakat menggunakan hand sanitizer lebih banyak dari keperluan daripada terlalu sedikit. “Cara yang benar dalam menggunakannya adalah pastikan cairannya menutupi seluruh permukaan tangan Anda. Seringkali orang tidak menggunakan cairan dalam jumlah yang cukup. Lebih baik kebanyakan daripada terlalu sedikit. Itu tidak ada masalah,” terangnya dikutip dari Huffpost.com.

Berdasarkan anjuran dari WHO, proses membalur cairan antiseptik ke seluruh permukaan tangan membutuhkan waktu sekitar 20-30 detik. Pastikan seluruh cairan membasuh seluruh bagian tangan termasuk sela-sela jari.

Sementara itu, Thomas Russo, Kepala Divisi Penyakit Menular di University of Buffalo di New York mengatakan bahwa kesalahan penggunaan hand sanitizer ini paling sering dilakukan dan paling berisiko. “Anda harus menggunakannya hingga ke sisi-sisi telapak tangan, sela jari hingga ujung-ujungnya. Begitu pula dengan dan bagian luar ibu jari. Anda harus memastikan semua bagian merata” jelasnya.

Tidak menunggu hand sanitizer mengering

CDC mengingatkan untuk menggosok tangan selama 20-30 detik hingga cairan hand sanitizer mengering. Jika tidak, maka cairan tersebut tidak benar-benar efektif melawan kuman. “Waktu bekerja cairan adalah ketika menempel di tangan, maka saat itulah dia mulai aktif melawan bakteri dan virus,” terang Mckinney

Sedangkan Russo mengungkapkan menggosok telapak tangan hingga mengering adalah langkah terbaik karena membantu cairan antiseptik bisa bekerja ke seluruh permukaan tangan.

Membiarkan tangan terkontaminasi lagi

Ingat pompa atau alat tekan hand sanitizer itu disentuh banyak orang. Makanya konsentrasi kuman di tempat tersebut sama dengan yang ada di pegangan pintu, uang tunai, hingga tombol mesin ATM. Karena itu hindari memegangnya secara langsung.

Cara menggunakan hand sanitizer di tempat umum adalah dengan menekan bagian penyemprot atau pompa botol hand sanitizer langsung dua kali untuk kedua telapak tangan. Jika jumlahnya dirasa cukup, baru balurkan ke seluruh permukaan tangan. Jadi tangan yang sudah bersih tidak perlu menyentuh botol hand sanitizer lagi.

Hanya mengandalkan hand sanitizer

Hand sanitizer sebenarnya tidak bisa menggantikan kebiasaan mencuci tangan menggunakan air dan sabun. McKinney mengingatkan ketika tangan dalam kondisi sangat kotor, hand sanitizer tidak bisa membersihkan secara sepenuhnya. “Alasan mencuci tangan itu lebih efektif karena ada kegiatan mekanis yakni menggosok tangan unuk melepaskan bakteri secara menyeluruh,” katanya.

Ingat, menggunakan hand sanitizer secara benar hanya untuk memperlambat penyebaran virus yang sangat massif. Tapi hal itu tidak seharusnya menjadi satu-satunya pencegahan yang Anda lakukan. “Orang berpikir (hand sanitizer) bisa menggantikan cuci tangan sepenuhnya tapi sebenarnya tidak. Mencuci tangan sejauh ini menjadi cara terbaik,” tambahnya.

Hand sanitizer juga harus dijauhkan dari jangkauan anak-anak. Pasalnya akhir-akhir ini ada banyak kasus keracunan pada anak akibat makanannya terkontaminasi cairan antiseptik. Russo juga mengingatkan untuk menerapkan protokol kesehatan lainnya selain mencuci tangan yakni dengan berdisiplin mengenakan masker wajah.

COVID-19 diyakini menyebar dari orang ke orang melalui droplets. Jadi penggunaan masker sangat penting. “Jika harus memilih satu, saya memilih menggunakan masker dan membiarkan tangan saya kotor,” tuturnya.

Penulis : Dina Rosyidha

Print Friendly, PDF & Email

RELATED POST

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.