READING

Tanda Anda Terjangkit Stress Kronis Selama Wabah C...

Tanda Anda Terjangkit Stress Kronis Selama Wabah Corona

Wabah COVID-19 pasti sedikit banyak mempengaruhi kondisi kejiwaan kita. Yang biasanya bebas kemana-mana kini harus terkungkung di dalam rumah dan dirundung kebosanan dan kesepian. Kita juga diliputi kekhawatiran tertular virus yang bisa jadi berujung pada kematian.

Belum lagi jika kondisi pekerjaan ikut terguncang akibat wabah. Mulai dari jam kerja yang tidak teratur karena bekerja dari rumah, penambahan beban kerja, hingga kondisi jobless karena terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Kondisi yang demikian membuat banyak orang dilanda stress parah.

Mengutip dari verywellmind.com, ternyata ada beberapa jenis stress lho. Ada stress yang baik atau “eustress” yakni stress yang kita rasakan ketika merasa deg-degan, bahagia, atau bersemangat. Biasanya rasa ini kita dapatkan ketika menaiki wahana permainan yang menantang, menonton film horor, hingga bertemu pacar saat kencan pertama.

Ada pula stress buruk. Stress ini ada dua jenis yakni stress akut dan stress kronis. Stress akut adalah rasa tertekan namun berlangsung singkat. Seperti ketika dikejar deadline pekerjaan, terjebak kemacetan, berdebat dengan orang lain, atau ketika sedang dimarahi atasan. Stress ini akan menghilang ketika penyebab stress hilang atau berakhir.

Sedangkan stress kronis adalah jenis stress yang paling berbahaya. Pasalnya stress ini berlangsung dalam jangka waktu lama dan tidak diketahui secara pasti penyebabnya. Biasanya pengidap stress jenis ini karena membiarkan banyak hal menekan pikirannya dan berlangsung dalam waktu lama sehingga berdampak buruk pada kesehatan mentalnya.

Jika dibiarkan, stress kronis bisa mengganggu kehidupan normal penderitanya. Mereka juga berpotensi melakukan hal-hal di luar batas kewajaran secara tidak sadar. Makanya agar tidak sampai berlanjut pada tahap gangguan jiwa, diperlukan bantuan khusus dari tenaga ahli agar stress kronis ini bisa disembuhkan.

Penderita stress kronis ini biasanya tidak menyadari kondisi dirinya sendiri ketika masuk dalam tahap awal terjangkit. Berikut gejala stress kronis yang perlu diketahui berdasarkan Medical Daily.

  • Kemampuan konsentrasi berkurang dan bertindak secara inefisien
  • Sistem kekebalan tubuh melemah
  • Ketergantungan terhadap zat adiktif seperti tembakau, alkohol dan obat-obatan
  • Kecanduan makanan dan sulit berhenti mengunyah
  • Lebih sering merasakan sakit leher, punggung, sendi, dan otot
  • Mudah lelah dan mudah marah
  • Sulit tidur
  • Gelisah, perasaan tidak berdaya dan tidak terkontrol
  • Tidak bisa berpikir jernih dan sulit membuat keputusan
  • Kulit mengalami ruam, dan rambut rontok
  • Menstruasi tidak teratur pada wanita
  • Enggan melakukan kegiatan apapun dan berkurangnya hasrat seksual

Jika mulai merasakan beberapa tanda di atas, maka sebaiknya segera lakukan upaya-upaya pencegahan. Kita bisa memulainya dengan melakukan instropeksi diri dan melihat kembali apa penyebab stress yang kita idap. Tindak lanjutnya yakni melakukan hal-hal yang bisa menjadi obat seperti memperbanyak komunikasi dan interaksi dengan orang terkasih, istirahat sejenak dari rutinitas yang padat, serta mengerjakan hobi.

Namun jika hal-hal yang sebelumnya menyenangkan bagi kita berubah menjadi hal yang membosankan, maka segera cari tenaga ahli (dalam hal ini psikolog atau psikiater) untuk membantu menyelesaikan permasalahan kita. Jangan tunda-tunda agar kondisi kejiwaan tidak semakin memburuk.

Penulis : Dina Rosyidha

Print Friendly, PDF & Email

RELATED POST

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.