READING

Tertular Daerah Lain, Penderita Covid-19 Kediri Te...

Tertular Daerah Lain, Penderita Covid-19 Kediri Tembus 96 Orang

KEDIRI – Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Kediri kembali menemukan 16 orang yang terjangkit virus Corona. Sebagian besar berasal dari daerah lain yang menyebabkan transmisi (penularan) lokal.

Juru bicara GTPP Kabupaten Kediri dr. Ahmad Chotib mengatakan hasil penelusuran terbaru menemukan 16 orang yang terjangkit Covid-19. Dengan tambahan ini, saat ini terdapat 96 kasus positif Covid-19 di Kabupaten Kediri. “Sebagian besar berasal dari daerah lain (imported case), dimana dari kasus tersebut berakibat pada terjadinya beberapa transmisi lokal,” kata dr. Ahmad Chotib dalam siaran persnya, Rabu 28 Mei 2020.

Penambahan pasien tersebut tersebar di beberapa daerah berikut ini:

1 (satu) kasus Klaster Desa Kedawung Kecamatan Mojo (isolasi mandiri)

4 (empat) kasus Klaster Pondok Pesantren Temboro; 2 orang warga Desa Parang Kec. Banyakan (isolasi mandiri), 1 orang warga Desa Maron Kec. Banyakan (isolasi mandiri), 1 orang warga Desa Mukuh Kec. Kayen Kidul, (isolasi mandiri)

1 (satu) kasus Klaster Surabaya warga Desa Sukorejo Kec. Gurah (isolasi mandiri)

2 (dua) kasus Klaster Maspion Surabaya warga Desa Langenharo Kec. Plemahan (isolasi mandiri)

1 (satu) kasus Klaster Desa Kedak Kec. Semen (isolasi mandiri)

3 (tiga) kasus Klaster Pabrik Rokok Mustika Tulungagung; 1 orang warga Desa Puhrubuh Kec. Semen (isolasi di rumah karantina desa), 1 orang warga Desa Puhsarang Kec. Semen (isolasi di rumah karantina desa), 1 orang warga Desa Bobang Kec. Semen (isolasi di rumah karantina desa)

1 (satu) kasus Klaster Araya warga Desa Keniten Kec. Mojo (dirawat di RS Gambiran)

1 (satu) kasus Klaster Kalimantan warga Desa Puncu Kec. Puncu (isolasi di rumah karantina desa)

2 (dua) kasus Klaster Baru; 1 orang warga Desa Pagung Kec. Semen (dirawat di RS Gambiran), 1 orang warga Desa Rembangkepuh Kec. Ngadiluwih (dirawat di RS Gambiran)

Ahmad Chotib menambahkan saat ini terdapat 17 klaster Covid-19 di wilayah Kabupaten Kediri, dengan klaster Pabrik Rokok Mustika Tulungagung penyumbang terbesar. Mereka terdiri dari:

KlasterJumlah
Araya 2 orang
Jakarta2 orang
Kalimantan1 orang
Maspion Sidoarjo3 orang
Sampoerna1 orang
Pelatihan Haji5 orang
Pabrik Rokok Mustika Tulungagung34 orang
Ponpes Temboro6 orang
Surabaya4 orang
Ngadiluwih2 orang
Kwadungan4 orang
Kambingan5 orang
Toyoresmi5 orang
Bobang 3 orang
Kedawung2 orang
Kedak 3 orang
Klaster Baru14 orang

Dengan belum menurunnya jumlah kasus di Kabupaten Kediri, GTPP Covid-19 meminta masyarakat menerapkan protokol kesehatan secara ketat terutama ketika harus beraktivitas di luar rumah. “Tetap menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, memakai masker dan menjaga kesehatan,” pungkas Ahmad Chotib. (Hari Tri Wasono)

Print Friendly, PDF & Email

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.