Beda Batik Asli dan Palsu

Hari Batik Nasional

2 Oktober 2009, UNESCO menetapkan batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and the Intangible Heritage of Humanity).

Namun tak semua orang memahami apa itu batik. Bagi awam, batik dimaknai sekadar motif. Sehelai kain, ketika secara visual dilaburi beragam motif jadilah kain batik padahal itu printing: fake batik.

Dalam entitas BATIK ada proses yang dilalui sehelai kain sehingga disematkan sebagai kain batik. Motif yang tertera bisa sama, namun prosesnya itu yang membedakan.

Bagaimana cara membedakan kain batik asli dengan printing (fake batik)? Lestari Puji Rahayu, “aktivis perbatikan” memberikan panduannya.

Print Friendly, PDF & Email

COMMENTS ARE OFF THIS POST