Payung Kertas Sidoarjo

Tak jelas mulai kapan kerajinan payung kertas mulai di Sidoarjo. Namun ada kisah, saat perang kemerdekaan dan tentara Sekutu mendarat di Surabaya, penduduk sidoarjo mengungsi ke Malang. Meski dalam suasana perang, pengungsi yang berasal dari Tanggulangin itu tetap memproduksi payung kertas.

https://regional.kompas.com/read/2017…

Salah seorang tersisa yang memproduksi payung kertas di Sidoarjo adalah Pak Yahya. Walau hidup dalam “pengungsian” setelah tempat tinggalnya terdampak lumpur, lelaki sepuh itu masih giat memproduksi payung.

Payung buatannya tak sekadar asesoris atau digunakan buat mainan anak-anak, namun juga menghidupkan tradisi di antaranya etnis Madura yang memberikan penghormatan kepada keluarganya yang sudah meninggal. Bentuk penghormatan itu adalah dengan mengembangkan payung dan menancapkannya di makam pada bagian kepala jenazah.

Print Friendly, PDF & Email

COMMENTS ARE OFF THIS POST