READING

Wisata Gua Selomangleng Tutup Sementara Setelah Ru...

Wisata Gua Selomangleng Tutup Sementara Setelah Rusak Diterpa Hujan dan Angin Kencang

KEDIRI– Libur panjang akhir tahun telah tiba. Sejumlah kawasan wisata pun mulai ramai diserbu pengunjung untuk melepas penat dan menikmati waktu bersama keluarga. Namun sayang Gua Selomangleng justru harus tutup sementara.

Obyek wisata yang berada di ujung barat Kota Kediri ini terpaksa ditutup usai diterpa hujan yang diserta angin kencang. Lokasinya yang terbuka dan banyak pepohonan membuat kawasan Wisata Gua Selomangleng porak-poranda. Akibatnya sejumlah fasilitas di dalamnya mengalami kerusakan.

“Kita tutup sementara hingga Jumat besok (27/12),” terang Yusuf Ardata, kepala UPT Destinasi Wisata Terpadu, Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Kediri.

Diketahui sudah beberapa kali angin kencang menerpa di sejumlah lokasi di Kota Tahu. Jika sebelumnya kawasan Kota Kediri bagian selatan yang porak poranda, hujan angin yang terjadi Rabu sore (25/12) justru melibas kawasan barat Kota Kediri. Salah satunya Gua Selomangleng yang berada di Kecamatan Mojoroto.

Ada banyak pohon yang roboh akibat terpaan angin kencang. Mulai dari pintu gerbang masuk, tempat parkir, dan di beberapa titik dekat obyek wisata. “Paling banyak yang ambruk berada tepat di sisi selatan Gua,” tambah Yusuf.

Bahkan sejumlah pohon tumbang tersebut juga merusak fasilitas yang ada di dalam kawasan wisata Gua Selomangleng. Kerusakan paling berat menimpa toilet umum. Atapnya sampai ambruk ke lantai sehingga fasilitas ini sama sekali tidak bisa digunakan.

Atap Museum Airlangga sebagian juga rusak karena gentingnya tertiup angin kencang. Atap Pura Sekartaji pun sebagian tertimpa pohon tumbang hanya saja kerusakannya tidak separah museum. Belum lagi tenda-tenda di sekitar pedagang kaki lima di dalam kawasan wisata juga tidak lagi berdiri tegak pasca diterpa hujan angin.

“Alhamdulillah tidak sampai ada korban jiwa,” tambahnya.

Saat ini pihak pengelola sedang melakukan pembersihan ranting dan batang pohon yang berserakan. Kegiatan perbaikan juga langsung dilakukan mengingat pentingnya fungsi beberapa fasilitas. Yusuf sendiri belum bisa memperkirakan berapa besar kerugian yang ditanggung akibat kerusakan tersebut.

“Kita fokus melakukan pembersihan dan perbaikan. Kita upayakan Jumat (27/12) sudah selesai sehingga pas weekend sudah bisa dibuka lagi,” tegasnya.

Meski hujan deras masih akan turun beberapa pekan ke depan, Yusuf menjamin jika wisatawan tetap bisa berkunjung dengan nyaman di kawasan wisata Gua Selomangleng. Kunjungan bisa dilakukan di pagi hingga siang hari karena seringkali hujan deras baru datang di sore hari.

Pun jika terjadi hujan lebat disertai angin ketika berada di kawasan Gua Selomangleng, Pengunjung tidak perlu panik. Diharapkan para pengunjung segera mencari tempat berteduh yang aman dan jauh dari pepohonan. “Ada banyak tempat terlindung di dalam kawasan wisata. Yang penting tetap tenang dan selalu waspada,” sarannya.

Tidak hanya kawasan wisata saja. Angin kencang juga merobohkan pohon di sejumlah titik di sekitar fasilitas umum. Seperti depan terminal bus, tepatnya di Jalan Agrowilis yang mengakibatkan kabel listrik dan telepon putus. Pohon tumbang juga menimpa kanopi Kantor Kelurahan Dermo hingga roboh. Atap salah satu pusat perbelanjaan di Jalan Hayam Wuruk pun ikut terbang tersapu angin.

“Banyak pula kerugian material yang diderita masyarakat karena rumahnya rusak akibat angin kencang,” terang Adi Sutrisno, Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kediri

Mengingat potensi hujan angin masih akan mampir di Kota Kediri beberapa waktu ke depan, Adi tidak bosan-bosan untuk meminta warga terus waspada. Hindari bepergian ketika cuaca sedang buruk. Jika terjadi angin kencang, sebaiknya segera berteduh di tempat parkir yang terlindung.

“Hindari berada di sekitar pohon besar dan jika menemukan pohon rawan roboh segera laporkan ke pihak terkait untuk ditindaklanjuti,” pungkasnya.

Reporter : Dina Rosyidha
Editor : Prasto Wardoyo

Print Friendly, PDF & Email

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.