READING

Wow, di Banyuwangi Ada Hutan Lord of The Ring

Wow, di Banyuwangi Ada Hutan Lord of The Ring

BANYUWANGI – Siapa tak tahu film Lord of The Ring. Seri tiga petualangan film fantasi yang disutradarai Peter Jackson ini digemari penonton bioskop seluruh dunia. Tak hanya kisah sembilan pembawa cincin yang menegangkan, lokasi syuting berupa hutan liar dengan tanaman raksasa menjadi ciri khas film ini.

Tahukah kamu jika hutan angker yang berada di film itu bisa dijumpai di Indonesia? Di ujung timur Pulau Jawa, tepatnya di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, terdapat kawasan hutan lindung yang sama persis dengan hutan di film Lord of The Ring.  Masyarakat setempat menyebutnya dengan Hutan De Djawatan Benculuk.

Hutan wisata ini terletak di Desa Benculuk, Kecamatan Cluring yang berjarak 45 kilometer dari pusat kota Banyuwangi. Tak sulit untuk menemukan wana wisata ini selama mau bertanya pada penduduk setempat atau jeli melihat peta. Moda transportasi umum cukup menunjang meski lebih enak mengendarai kendaraan sendiri.

Memasuki kawasan hutan De Djawatan Benculuk seperti terlempar ke alam lain. Penggemar serial Lord of The Ring akan langsung teringat sekuel para pemburu cincin berlarian di antara pohon raksasa. Ini karena seluruh pohon yang ada di hutan ini nyaris sama persis dengan hutan dalam film tersebut.

Menurut petugas Perhutani setempat, luas areal lahan hutan ini mencapai enam hektar. Lantas apa yang membuat hutan ini menjadi mirip dengan hutan dalam film Lord of The Ring?

Ternyata seluruh hutan ditanami pohon trembesi yang usianya sudah lebih dari 100 tahun. Pohon trembesi atau yang memiliki nama lain Ki Hujan atau pohon hujan memiliki batang pohon yang besar, tinggi, dengan tajuk melebar. Tumbuhan ini pernah populer sebagai tumbuhan peneduh.

Perakarannya yang sangat meluas membuat tanaman ini kurang populer karena dapat merusak jalan dan bangunan di sekitarnya. Namun di alam liar, pohon ini bisa tumbuh besar seperti layaknya pohon raksasa. Dan karena telah berusia di atas 100 tahun, maka jangan ditanya perwujudannya.

Ada awalnya kawasan ini dulu adalah tempat penimbunan pohon jati. Namun lama kelamaan berubah menjadi kawasan hutan wisata karena keunikannya.

Untuk mempertahankan keasriannya, Perhutani bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Banyuwangi. Saat ini hutan Benculuk telah menjadi salah satu ikon pariwisata unggulan di Kabupaten Banyuwangi.

Tak sekedar menyuguhkan tanaman besar seperti  flm Lord of The Ring, pengelola wisata membangun infrastruktur penunjang seperti spot foto. Tak hanya untuk selfie, beberapa pengunjung memanfaatkan tempat ini untuk foto preweeding. “Kalau ingin berjalan-jalan menyusuri hutan disediakan jalan setapak,” kata Pratomo, warga Banyuwangi yang pernah berkunjung ke tempat itu.

Dia memberikan arahan, bagi wisatawan luar kota yang ingin bertandang bisa menggunakan bus atau kereta api. Bila menumpang kereta api ada dua pemberhentian yang bisa dipilih, yakni stasiun Rogojampi atau Stasiun Banyuwangi.

Usai turun dari kereta api, bisa menumpang becak menuju jalan raya untuk beralih ke bus umum jurusan Jember. “Minta turun pertigaan lampu merah Benculuk,” pesan Pratomo.

Dari tempat ini pengunjung tinggal melanjutkan langkah dengan berjalan kaki sejauh 100 meter menuju Hutan De Djawatan Benculuk. Jangan lupa untuk memastikan cuaca tidak sedang hujan jika ingin berkunjung ke sini. (*)

print

RELATED POST

Your email address will not be published. Required fields are marked *

By using this form you agree with the storage and handling of your data by this website.